Breaking News:

Terapkan Pembayaran Basis Digital di MMP, Pengunjung Bayar Tiket Menggunakan QR Code e-Money

kita akan mengembangkan program budidaya madu kelulut, dan juga budidaya kepiting bakau. Untuk kepiting bakau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/David Nurfianto
Ketua Mempawah Mangrove Conservation (MMC), Raja Fajar Azansyah saat diwawancarai usai pembukaan Kick Off pengembangan kawasan eduwisata mangrove berbasis digital, di Mempawah Mangrove Park (MMP), Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Selasa (26/2/2019). -- 

Terapkan Pembayaran Basis Digital di Mempawah Mangrove Park, Pengunjung Bayar Tiket Menggunakan QR Code e-Money

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Ketua Mempawah Mangrove Conservation (MMC), Raja Fajar Azansyah mengatakan bahwa Mempawah Mangrove Park (MMP) telah menerapkan pembayaran tiket dengan QR Code e-Money.

Menurutnya hal ini merupakan bentuk penerapan digital di wilayah MMP.

"Kita juga mengembangkan pasar digital bersama kawan-kawan GenBI (Generasi Baru Indonesia-red), hal ini seiring dengan semangat digitalisasi zaman millenial," ujar Fajar saat diwawancarai usai pembukaan Kick Off pengembangan kawasan eduwisata mangrove berbasis digital, di Mempawah Mangrove Park (MMP), Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten Mempawah, Selasa (26/2/2019).

Baca: Seungri BIGBANG Dituding Terlibat Layanan Prostitusi, Tawarkan PSK ke Investor Kaya

Baca: Rektor IKIP PGRI Pontianak Katakan Jika Ada Kasus Pungli Tidak Bisa Ditolerin Lagi

Baca: MTS Negeri 1 Landak Menjadi Satker Terbaik Dalam Pelaksanaan Anggaran 2018

Dalam hal ini, Fajar mengungkapkan bahwa pihaknya juga masih menerapkan pembayaran cash, bagi pengunjung yang tidak memiliki e-Banking.

"Harapannya kita menjadi pelopor edukasi wisata digital, di sektor pariwisata," imbuhnya.

Selain itu, Fajar menjelaskan kegiatan hari ini merupakan kegiatan percepatan pembangunan Mempawah Mangrove Park (MMP), yang dimulai Bank Indonesia di sektor ekonomi. Seiring dengan visinya membangun perekonomian diwilayah pesisir.

"Pada tahun ini, kita akan mengembangkan program budidaya madu kelulut, dan juga budidaya kepiting bakau. Untuk kepiting bakau kita bukan membuat tambak, namun melalui pendekatan yang ramah lingkungan," paparnya.

Setelah ini, Fajar menegaskan pihaknya akan melakukan pelatihan budidaya madu kelulut.

"Yang mana MMP diharapkan menjadi pusat pengembangan madu kelulut mangrove," pungkas Fajar.

Penulis: Ramadhan
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved