Diduga Dukun Cabul, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

Sementara barang bukti yang didapat dari tersangka berupa, berbagai jenis barang atau benda yang digunakan untuk melakukan praktek perdukunan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
 Tersangka J alias P (59) yang mengaku sebagai seorang dukun diamankan polisi 

Diduga Dukun Cabul, Pria 59 Tahun Ditangkap Polisi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Diduga melakukan pencabulan, seorang kakek berusia 59 tahun yang mengaku sebagai dukun, ditangkap Sat Reskrim Polres Sekadau.

Kakek berusia 59 tahun yang berinisial J alias P ditangkap atas laporan korbannya berinisial RM (34), warga Desa Engkersik Kecamatan Sekadau Hilir.

Kasat Reskrim Polres Sekadau IPTU M. Ginting mengungkapkan, sang kakek kini telah diamankan di Mapolres Sekadau beserta barang bukti berupa pakaian korban.

"Pelaku kini telah kita amankan, berdasarkan keterangan korban, si pelaku ini mengaku sebagai dukun yang bisa menyembuhkan penyakit, tapi untuk menyembuhkan penyakit harus berhubungan terlebih dahulu," ungkap Ginting, Kamis (21/2/2019).

Baca: Benarkan Pertemuan dengan Prabowo Subianto, Cornelis Beberkan Hal Ini

Baca: Samion: Pendidikan Karakter di Era Revolusi Industri 4.0 Penting

Ginting juga mengungkapkan, peristiwa pencabulan tersebut terjadi di sebuah kebun karet yang berada di Dusun Suak Terentang Desa Engkersik Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (11/2/2019) lalu, dan dilakukan pada saat malam hari.

Beberapa barang bukti yang didapat dari korban diantaranya, satu helai celana pendek jenis kain bermotif kepala boneka, satu helai celana pendek jenis kain warna putih, satu helai baju dress lengan panjang warna hitam, satu helai celana dalam jenis kain warna putih, satu helai kain sarung warna merah muda bergambar bunga, satu buah botol kecil jenis plastik warna putih tutup warna pink berisikan minyak, dan serpihan getah kemenyan.

Sementara barang bukti yang didapat dari tersangka berupa, berbagai jenis barang atau benda yang digunakan untuk melakukan praktek perdukunan. Yakni, satu helai kain hitam, satu utas tali warna hitam, satu utas tali benang warna putih.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved