Internasional

Museum New York Kembalikan Peti Emas Kuno Curian ke Mesir

Museum Seni Metropolitan di New York, Amerika Serikat, harus mengembalikan peti mati kuno berlapis emas ke Mesir.

Museum New York Kembalikan Peti Emas Kuno Curian ke Mesir
Réunion des Musées Nationaux
Ilustrasi peti mati kuno Mesir  

Museum New York Kembalikan Peti Emas Kuno Curian ke Mesir

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NEW YORK - Museum Seni Metropolitan di New York, Amerika Serikat, harus mengembalikan peti mati kuno berlapis emas ke Mesir.

Pasalnya, jaksa penuntut New York menemukan jika peti mati tersebut merupakan barang curian dari Mesir.

Laporan kantor berita AFP, Sabtu (16/2/2019), museum membeli peti mati yang ebrasal dari abad pertama Sebelum Masehi itu pada Juli 2017.

Museum membelinya dari seorang penjual seni asal Paris dengan harga 4 juta dollar AS atau sekitar Rp 56,5 miliar.

Baca: Pasangan Ini Berhubungan Intim di Puncak Piramida Mesir, Dunia Mengecam!

Baca: Ustadz Abdul Somad Ungkap Kisah Menyambung Hidup di Mesir Sebelum Terkenal

Namun, akntor jaksa distrik Manhattan menetapkan peti mati emas mumi itu dijual dengan dokumentasi palsu, termasuk lisensi ekspor Mesir pada 1971 yang dipalsukan.

CEO Museum Seni Metropolitan Daniel Weiss meminta maaf kepada rakyat Mesir dan secara khusus kepada Menteri Kepurbakalaan Mesir Khaled El-Enany.

"Setelah kami mengetahui museum jadi korban penipuan dan tanpa sadar berpartisipasi dalam perdagangan barang antik ilegal, kami bekerja sama dnengan kantor kejaksaannya untuk mengembalikannya ke Mesir," ucapnya.

Manajemen museum juga sedang mempertimbangkan berbagai solusi untuk mengganti harga pembelian peti mati tersebut.

"Kami berkomitmen untuk bagaimana dapat membantu mencegah pelanggaran di masa mendatang terhadap peninggalan budaya," ujarnya.

Peti mati tersebut telah dilihat hamoir setengah juta pengunjung sejak dijadikan pusat pameran besar pada Juli lalu.

Diselimuti dengan emas, peti mati itu kerap dihubungkan dengan para dewa Mesir kuno.

Pada peti meti tertulis nama Nedjemankh, seorang imam tingkat tinggi untuk dewa berkepala domba Heryshef dari Herakleopolis.

Selanjutnya, museum akan mengirimkan barang curian tersebut ke kantor jaksa distrik, untuk pada akhirnya dikembalikan ke Mesir. (*)

Artikel ini telah terbit di Kompas.com dengan judul Terbukti Jadi Barang Curian, Museum Kembalikan Peti Emas Kuno ke Mesir

Editor: Marpina Sindika Wulandari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved