Pelantikan Bupati Kubu Raya dan Sanggau

Lantik Bupati Kubu Raya dan Sanggau, Sutarmidji Minta Taat Aturan Dalam Tata Kelola Pemerintahan

Saya minta aturan-aturan dalam tata kelola pemerintahan harus diterapkan guna percepatan pembangunan dan keadilan bagi masyarakat,

Lantik Bupati Kubu Raya dan Sanggau, Sutarmidji Minta Taat Aturan Dalam Tata Kelola Pemerintahan
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji menandatangani berkas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya terpilih 2019-2024 Muda Mahendrawan dan Sudjiwo di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (17/2/2019) siang. 

Satu diantara aturan yang harus dijalankan, terang dia, termuat dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pasal 117 ayat 1 yang berbunyi  jabatan tinggi hanya dapat diduduki paling lama lima tahun dan bisa diperpanjang dengan evaluasi oleh kepala daerah secara berkompeten sesuai dengan kinerjanya.

“Dan itu harus ada persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” timpalnya.

Jika kepala daerah tidak menjalankan aturan itu, maka konsekuensinya ada pada pasal 68 ayat 1 huruf a Undang-Undang nomor 30 Tahun 2014 Tentang Akreditasi Pemerintah.

“Disebutkan jika batas waktunya suatu keputusan itu tidak terapkan maka otomatis dia (kepala daerah_red) berhenti,” terangnya.

Kepala daerah itu tidak boleh lagi mengambil keputusan administrasi apapun termasuk paraf surat. Midji berharp kepala daerah harus membaca dan memahami Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 agar tidak salah dalam mengambil keputusan.

“Dengan memahami aturan yang ada, kepala daerah tidak akan disalahkan oleh KASN dalam tata kelola pemerintahan yang baik,” imbuhnya.

Mantan Wali Kota Pontianak dua periode itu juga menimpali KASN telah keluarkan surat pada tanggal 18 Januari 2019 yang mengatur tentang jabatan. Surat itu ditujukan kepada Menteri, Panglima , Kapolri, Gubernur, Bupati dan Wali Kota Se-Indonesia.

Semua pucuk pimpinan diminta evaluasi pejabat yang memegang jabatan tinggi sudah lebih dari lima tahun. Tujuan surat itu berkaitan erat dengan administrasi pemerintahan dari Pemerintah Pusat.

“Pembinaan jenjang karir harus diperhatikan oleh kepala daerah terpilih bagi ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten. Ini demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik,” tukasnya.

Bupati Sanggau masa jabatan 2019-2024, Paolus Hadi mengucap syukur atas pelantikan yang dilakukan oleh Gubernur Kalbar H Sutarmidji terhadap dirinya dan wakilnya, Yohanes Ontot di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1, Kota Pontianak, Minggu (17/2/2019).

Halaman
1234
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved