DPRD Sambas Berduka
Misni Kehilangan Sosok Sahabat
Kami turut berduka yang mendalam, Karena beliau sahabat kami yang sangat aktif, baik dan punya kapasitas sebagai anggota DPRD
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Tri Pandito Wibowo
Misni Kehilangan Sosok Sahabat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sambas Misni Safari tidak bisa membendung kesedihannya.
Misni merasa kehilangan sahabat sekaligus rekannya sesama anggota DPRD di Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).
Menurut Misni, H Mulyadi adalah sosok sahabat yang visioner dan kritis dalam memberikan sumbang saran dan ide untuk membangun daerah.
"Kami turut berduka yang mendalam, Karena beliau sahabat kami yang sangat aktif, baik dan punya kapasitas sebagai anggota DPRD," ujarnya, Jum'at (15/2/2019).
Baca: BREAKING NEWS - Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Anggota DPRD Sambas Meninggal Akibat Celaka Maut
Baca: Fraksi PKS Sampaikan Duka Cita Kepada Almarhum H Mulyadi
Baca: BREAKING NEWS - Innalilahiwainnailaihirojiun, Kecelakaan Maut Korban Terlindas
"Kami merasa sangat kehilangan dengan sosok beliau yang selalu berfikir kritis, yang konstruktif untuk membangun daerah," ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya mobil yang di kendarai Anggota DPRD Kabupaten Sambas H Mulyadi H Djantan mengalami kecelakaan di Jl Raya, Wajok, Kabupaten mempawah, Jum'at (14/2).
Akibat peristiwa tersebut, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Sambas itu menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas Siantan.
Setelah sempat dilarikan kerumah sakit agar mendapatkan perawatan medis. Namun nyawanya tidak tertolong, dan menghembuskan nafas terakhirnya.
Untuk itu, Misni mendoakan agar amal dan ibadahnya diterima oleh Allah SWT.
"Kami mendoakan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah, dan diampunkan segala kesalahannya dan diterima disisi Allah. Dan ditempatkan ditempat yang terbaik di sisinya. Semoga segala amal kebaikan menjadi amal jariyah," tuturnya.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, Misni meminta agar mengikhlaskan kepergian H Mulyadi H Djantan. Dan bisa mengambil hikmah dari kejadian tersebut
"Dan keluarga yang ditinggalkan untuk tabah, sabar dan ikhlas menerima kehendaknya dan semoga ada hikmah yang diambil," tutupnya.