Pasangan Diciduk Satpol PP

13 Orang Laki-laki dan Perempuan Diciduk Satpol PP Kedapatan Ngamar Bareng, Satu Kamar 5 Orang

13 orang kedapatan ngamar Bareng di kos - kosan di wilayah kota Pontianak, yang kemudian di amankan oleh petugas Satpol untuk di data.

13 Orang Laki-laki dan Perempuan Diciduk Satpol PP Kedapatan Ngamar Bareng, Satu Kamar 5 Orang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ferryanto
Sebanyak 13 orang yang di amankan dan di data di Kantor Satpol PP Kota Pontianak 

13 Orang Laki-laki dan Perempuan Diciduk Satpol PP Kedapatan Ngamar Bareng, Satu Kamar 5 Orang

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - 13 orang kedapatan ngamar Bareng di kos - kosan di wilayah kota Pontianak, yang kemudian di amankan oleh petugas Satpol untuk di data.

Saat ini, 11 orang telah di bawa dengan menggunakan truk Satpol PP kota Pontianak untuk ikut Sidang Tipiring di Pengadilan Negeri Pontianak, sedangkan 2 lainnya hanya didata dan tidak ikut sidang karena masih di bawah umur.

Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundangan Satpol PP Kota Pontianak, Nazaruddin mengatakan bahwa, pada razia yang digelar pagi ini, pihaknya bahkan mengamankan terdapat 5 orang yang terdiri dari 2 pria dan 3 wanita yang berada di dalam 1 kamar.

"Untuk razia hari ini, kita ada 2 lokasi rumah kos, yang pertama di jalan Tanjungpura, itu kita temukan ada 9 orang, didalam kamar, ada laki dan perempuan, satu kamar itu ada yang sampai 5 orang, dan 2 kamar masing - masing ada 2 pasang, lalu di jalan Perdana itu ada 2 pasang yang kita amankan,"ungkapnya saat di temui di kantornya. Rabu (13/2/2019).

Baca: Nongkrong Asyik di Warkop Kopi Rumpun Singkawang

Baca: Bupati Sambas Buka Rakor Gugus Tugas Pencegahan TPPO

Baca: Cari Alamat Kantor Pos Sanggau? Disini Lokasinya  

Sesuai dengan pasal 44 ayat 1, Nazaruddin mengatakan bahwa yang terjaring razia, kedapatan di dalam kamar tanpa hubungan status pernikahan yang sah maka akan diancam dengan hukuman maksimal kurungan 3 Bulan, dan denda 50 juta Rupiah.

"Untuk denda dan kurungan ini bervariasi, tergantung dari hakim nanti yang menentukan, jadi mereka ini nanti. Pilihan itu ada 2, bayar denda atau kurungan, kalau dia bayar denda, tidak menjalani kurungan, kalau di memilih kurungan dia tidak membayar denda,"jelasnya.

Baca: Ani Yudhoyono Terbaring Sakit, Politisi Kalbar Asal Demokrat Mohon Doa

Baca: PT Bank Negara Indonesia Launcing Program Aku Saudagar Muda

Baca: Kapolda Kalbar Resmikan 105 Bangunan ‎Fasilitas Kepolisian Tahun 2018

2 Diantaranya Dibawah Umur

Satpol PP Kota Pontianak kembali menggelar razia kos untuk menerapkan Perda Kota Pontianak Ketertiban Umum di wilayah Kota Pontianak yakni Perda Nomor 1 Tahun 2010, pasal 44 ayat 1, terkait pelarangan melakukan perbuatan, dan menyediakan tempat untuk perbuatan mesum. Rabu (13/02/2019).

Baca: TERPOPULER - HASIL Akhir Persija Vs Newcastle Jets, Zodiak, Hingga Jadwal Persib Bandung Vs Arema FC

Baca: Kalbar 24 Jam - Pembobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Paparan Sutarmidji, Hingga Temuan Mayat

Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundangan Satpol PP Kota Pontianak, Nazaruddin mengungkapkan bahwa Sebanyak 13 orang diciduk oleh Sappol PP Pontianak pada razia kos pagi ini di wilayah Kota Pontianak.

Sebanyak 13 orang ini terdiri dari 7 Perempuan dan 6 Laki - laki, yang mana 2 di antara masih di bawah umur.

Saat ini ke 13 orang ini sedang berada di Kantor Satpol PP Kota Pontianak untuk dimintai keterangan dan dilakukan pendataan.

Baca: Ustadz Abdul Somad Tak Kunjung Gunakan Syekh di Depan Nama, Ternyata Ini Alasan UAS Sebenarnya

Baca: PDAM Pontianak Berencana Produksi Air Minum Kemasan

Dari 13 orang tersebut, 11 di antaranya Hari ini akan di giring ke pengadilan Negeri Kota Pontianak untuk menjalani sidang tipiring.

Sedangkan 2 di antaranya tidak bisa di Sidang karena masih dibawah umur.

Penulis: Ferryanto
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved