Pemilu 2019

Pokja Harap Peserta Pemilu Tak Curi Start Rapat Umum Terbuka

Ketua Kajian dan Advokasi Masyarakat Pokja Rumah Demokrasi Kalbar, Maryadi Sirat berharap agar peserta pemilu tak curi start

Pokja Harap Peserta Pemilu Tak Curi Start Rapat Umum Terbuka
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Ketua Kajian dan Advokasi Masyarakat Pokja Rumah Demokrasi Kalbar, Maryadi Sirat. 

Pokja Harap Peserta Pemilu Tak Curi Start Rapat Umum Terbuka

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Kajian dan Advokasi Masyarakat Pokja Rumah Demokrasi Kalbar, Maryadi Sirat berharap agar peserta pemilu tak curi start dalam pelaksanaan rapat umum terbuka nantinya.

Sebelumnya, ia menerangkan jika Pokja mengapresiasi pengaturan dan pembagian zonasi untuk rapat umum terbuka nantinya karena tentu akan melibatkan banyak masyarakat di dalam kampanye rapat umum terbuka tersebut.

Di situlah, kata dia, sebagai satu diantara wujud membumikan pesta demokrasi pemilu serentak 2019 sebagai wujud pengetahuan tambahan masyarakat terhadap pesta demokrasi yang akan di helat pada 17 April 2019 nanti.

Baca: Bupati Kayong Utara Belum Tetapkan Tempat Khusus yang Boleh Jual Miras

Baca: Rapat Umum Terbuka, Bawaslu Imbau Peserta Pemilu Miliki STTP

Baca: Daud Yordan Dampingi 2 Petinju Kalbar Jalani Pemusatan Latihan di Jakarta

"Pokja mendorong agar pelaksanaan kampanye rapat umum terbuka berjalan sesuai aturan yang berlaku dan tanggal yang sudah di tetapkan. Jangan sampai ada start terlebih duhulu, jika ada. Maka harus diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku," katanya, Jumat (08/02/2019).

Selain itu ia juga berharap, pada kampanye rapat umum terbuka nantinya Pemantauan harus di lakukan sampai tingkat bawah untuk meminimalisir pelanggaran.

Pemantauan sampai ke jajaran tingkat dibawah dimaksudkan, kata Yadi, sinergi pengawasan mulai dari tingkat desa, kecaamatan, kabupaten dan provinsi sebagai upaya menekan angka kecurangan yang kemungkinan akan terjadi.

"Kita juga mendorong agar kepala daerah tetap sesuai koridor dan aturan saat mulainye kampanye rapat umum terbuka nantinya. walaupun KPU rencanakan untuk kampanye rapat umum terbuka dijadwalkan pada sabtu dan minggu," katanya

Hal tersebut menjadi penting, lanjutny, guna mewujudkan pemilu yang luber jurdil.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved