Psikolog Sarankan Berikan Pembinaan dan Bimbingan Pada 22 Pelajar Yang Membolos

Sebanyak 22 pelajar di Kota Pontianak yang terjaring razia ini harus mendapatkan bimbingan baik dari guru, terlebih orangtuanya.

Penulis: Syahroni | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Sejumlah pelajar terjaring razia saat bolos sekolah.  

Psikolog Sarankan Berikan Pembinaan dan Bimbingan Pada 22 Pelajar Yang Membolos

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Psikolog, Patricia Elfira Vinny menilai Apa yang dilakukan oleh Satpol-PP Kota Pontianak dalam mengamankan anak-anak yang bolos sekolah dan memanggil para guru dan orangtuanya adalah langkah tepat.

Memang lebih baik anak-anak tersebut dikembalikan ke orangtuanya, untuk mendapatkan arahan dan bimbingan, karena bagaimanapun orangtua punya kendali atas mereka.

Sebanyak 22 pelajar di Kota Pontianak yang terjaring razia ini harus mendapatkan bimbingan baik dari guru, terlebih orangtuanya.

Baca: Kalbar 24 Jam - Dari Pelajar Bolos, Prostitusi Online Oknum Honorer, Hingga Polisi Tembak 3 Jambret

Baca: TERPOPULER- Rocky Gerung Diperiksa, Prostitusi Online Oknum Honorer, Hingga Pose Viral Oknum Dokter!

Sebenarnya orangtua harus tahu perilaku anak-anak mereka, khususnya perilaku membolos ini.

Dalam pembinaan juga mereka sebaiknya diberikan sanksi dari sekolah terkait pelanggaran kedisiplinan. Agar mereka mengetahui bahwa yang mereka lakukan adalah hal yang salah. Perlu memang arahan dan bimbingan agar mereka tak terjerumus semakin jauh.

Untuk orangtua, saya sarankan lebih mengawasi perilaku dan pergaulan anak mereka, khususnya ketika berangkat ke sekolah.

Sedangkan pihak sekolah untuk lebih memperketat kedisiplinan. Bolos termasuk masalah perilaku pada remaja, dan faktor yang mendasari adalah pergaulan yang tidak positif dan menimbulkan dampak tidak baik terhadap remaja yang menjalani pergaulan tersebut.

Berikan mereka bimbingan dan arahan,emang usia mereka ini masih perlu arahan dari orangtua. Orangtua tak boleh acuh terhadap pergaulan anak mereka, sehingga nanti malah terjerumus pada hal negatif.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved