Longsor Bengkayang

Longsor Bengkayang jadi Atensi Sutarmidji, Instruksi hingga Ungkapan Duka dari Gubernur Kalbar

Musibah tanah longsor menimpa permukiman warga di Desa Singkung II, Kecamatan Siding, Kabupaten Kabupaten Bengkayang.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/KOLASE (Rizky Zulham)
Longsor di Bengkayang jadi Atensi Sutarmidji, Instruksi hingga Ungkapan Duka dari Gubernur Kalbar 

Longsor di Bengkayang jadi Atensi Sutarmidji, Instruksi hingga Ungkapan Duka dari Gubernur Kalbar

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Musibah tanah longsor menimpa permukiman warga di Desa Singkung II, Kecamatan Siding, Kabupaten Kabupaten Bengkayang.

Hal ini menjadi atensi dan perhatian khusus Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji.

Bahkan ia menginstruksikan kepada BPBD untuk menangani musibah longsor ini secara maksimal.

Selain itu, Midji sapaan akrabnya berjanji akan memberikan bantuan kepada korban yang terdampak musibah tanah longsor ini.

Khususnya bagi korban yang rumahnya rusak akibat longsor tersebut.

Tak lupa pula ia menyampaikan rasa turut berduka kepada korban yang tertimpa musibah.

Baca: Tanah Longsor Landa Bengkayang, 3 Orang Tewas Tertimbun

Baca: Dua Rumah Tertimbun Longsor dan 9 Rusak Berat, Kepala BPBD Menuju Lokasi

Baca: Berikut Data Rumah Diterjang Longsor Sidding Bengkayang

Hal ini diungkapkan Sutarmidji melalui postingan akun Facebook @Bang Midji.

Berikut isi postingan tersebut:

Terjadi tanah longsor di Kec Siding Kab. Bengkayang. Ada korban jiwa dan bbrp rmh rusak.

BPBD Provinsi sdh menuju lokasi dan komunikasi sy dgn bupati lewat WA beliau hari ini menuju entikong dan besok ke lokasi.

Sdh saya perintahkan utk bantu maksimal, rumah yg rusak akan dibantu utk diperbaiki.

Kepada keluarga korban sy sampaikan duka mendalam dan tabah selalu. Sy tetap ikuti perkembangan penanganannya.

Sontak postingan Gubernur Kalbar ini mendapat beragam komentar dari netizen.

Berikut rangkuman komentar netizen yang dirangkum Tribunpontianak.co.id:

Mardiana: Trimaksih pak Gubernur kita dg cepat tanggap dan langsg..

Aom Hery: Inalilahi Wa inalilahi Rojiun..
Gubernur Fast Respon..
Makaseh We...

Khaliq Abdul Khaliq: Terimakasih sebanyak banyaknya kami aturkn kpd bapk.gbnur.semoga yg kena musibah dapat.dibantu dg seksama.

Sebelumnya diberitakan, Musibah tanah longsor menimpa permukiman warga di Desa Singkung II, Kecamatan Siding, Kabupaten Kabupaten Bengkayang.

Peristiwa tanah longsong ini dibenarkan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalbar, TTA Nyarong.

Nyarong menjelaskan ia sudah mendapatkan laporan dari pihak BPBD Bengkayang.

"Ya benar telah terjadi longsor di Dusun Medeng RT. 002, Desa Sungkung 2 pada hari Kamis 31 Januari 2019 malam sekitar Pukul 21.30 WIB," ucapnya saat diwawancarai, Jumat (1/2/2019)

Baca: Oknum Dokter di Kalbar Terang-terangan Dukung Calon Presiden! Pose di Ruang Operasi Viral

Baca: Terungkap Prostitusi Online di Pontianak, Ketapang, Sintang & Singkawang! Pasang Tarif Sekali Kencan

Nyarong menegaskan akibat kejadian itu, menelan korban 3 orang meninggal dunia dan 11 rumah tertimbun. 

Kepala BPBD menyebutkan satu orang yang menjadi korban tewas adalah bayi.

Lebih jauh Nyarong menyebutkan sebanyak 11 rumah warga Dusung Medeng, Desa Sungkung II, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang porak poranda dihantam tanah longsor.

Menurut Nyarong tiga orang meninggal dunia akibat kejadian yang tersebut.

Saat ini Nyarong telah meminta Kepala BPBD Bengkayang untuk membuat laporan tertulis, karena sebelumnya hanya melakukan koordinasi melalui via whatsapp.

"Saya minta laporan tertulis dari BPBD Bengkayang pada pemerintah provinsi, lapor pada gubernur juga," ucap Nyarong saat diwawancarai, Jumat (1/2/2019).

Hari ini juga, Nyarong menjelaskan Bupati Bengkayang , TNI, Polri dan Kepala BPBD Bengkayang turun ke lapangan.

"Kita di provinsi tatus Batingsor ini memang belum turun sekarang, kalau mau bantu belum bisa," katanya.

Ia berharap Bupati Bengkayang bisa membantu terlebih dahulu.

"Misalnya membantu yang meninggal, rumah yang rusak harus didata dengan baik dan dibantu," tukasnya.

Cuaca Ekstrim

Cuaca ekstrim disertai angin dan hujan deras terjadi di Bengkayang pada Selasa (8/1/2019) lalu.

Mengakibatkan terjadinya banjir dan tanah longsor di beberapa titik.

Akibatnya ikut mengganggu suplai listrik di kota Bengkayang dan sekitarnya.

Menurut BMKG, kondisi ekstrim ini masih terjadi hingga beberapa waktu kedepan.

Data Korban

Berikut data korban hingga rumah yang diterjang longsor dari Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot :

1. Nama Korban Meninggal Dunia
- Sara
- Dara
- Melani

2. Nama Pemilik Rumah Rusak:
- Pilos
- Tunang
- Lipit
- Alun
- Bagak
- Kuking
- Inyong
- Bateh
- Bagun
- Jimi
- Tupe

Ikuti informasi dan berita terkini di portal berita Tribunpontianak.co.id. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved