Konsumsi Jambu Merah Menaikkan Trombosit Hanya Mitos, ini Penjelasan Dokter Guntur Darmawan

anggapan sejumlah kalangan yang menyebut mengonsumsi jambu merah dapat menaikkan trombosit hanya mitos.

Konsumsi Jambu Merah Menaikkan Trombosit Hanya Mitos, ini Penjelasan Dokter Guntur Darmawan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara, dr Guntur Darmawan. 

Konsumsi Jambu Merah Menaikkan Trombosit Hanya Mitos, ini Penjelasan Dokter Guntur Darmawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara, Guntur Darmawan menegaskan, anggapan sejumlah kalangan yang menyebut mengonsumsi jambu merah dapat menaikkan trombosit hanya mitos.

Yang terpenting, kata Guntur, konsumsi cairan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) harus cukup.

"Mungkin ada di komunitas tertentu menganggap, misalnya kasi jambu merah atau kasi yang berwarna merah itu bisa menaikkan trombosit, itu sih tidak pengaruh. Yang penting cairan yang cukup," kata Guntur di RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I, Sukadana, Kamis (31/1/2019).

Baca: Link LIVE STREAMING Jepang Vs Qatar, Finals AFC Asian Cup LIVE Free FOX Sports Asia Jam 21.00 WIB

Baca: Mobil Xenia Merah Terbakar, Percikan Api Keluar Dari Bagasi

Baca: Kebakaran Hanguskan Dua Bangunan Dapur Santri Pondok Pesantren Riyadus Sholihin

Guntur juga mengatakan, warga yang sebelumnya sudah pernah terkena DBD justru lebih rentan terserang penyakit serupa, bukan malah lebih kebal.

"Maksudnya kalau kena berikutnya lagi, dia bisa lebih berat, jadi harus waspada, intinya itu," kata Guntur.

Guntur lantas menyarankan supaya warga mewaspadai gejala DBD berupa demam tinggi yang disertai menggigil.

Bila demam tersebut tak kunjung mereda selama satu atau dua hari, warga sebaiknya langsung mendatangi dokter.

"Memang kalau DBD itu, kalau hari-hari awal, hari pertama sampai hari ketiga itu gejalanya memang masih mirip dengan gejala infeksi lainnya," papar Guntur.

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved