Warung Kopi Solidaritas Gelar Talkshow Pembebasan Ba'asyir

Di dalam hukum pun tidak bisa menghukum seseorang kalau usia dan kesehatan nya sudah tidak memungkinkan untuk di Hukum.

Warung Kopi Solidaritas Gelar Talkshow Pembebasan Ba'asyir
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANGGITA PUTRI
Mochamad Sab'in dan para narasumber Talkshow Kopi Solidaritas. 

Warung Kopi Solidaritas Gelar Talkshow Pembebasan Ba'asyir

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK- Mochamad Sab'in selaku owner warung kopi Solidaritas menyampaikan saat ini apa yang dilakukan oleh Presiden Indonesia merupakan sebuah hasil dari sistem demokrasi ataupun HAM yang telah hadir dengan semangat kemanusiaan dari rakyat Indonesia.

Sab'in mengatakan masyarakat kita saat ini tidak mampu untuk masuk kedalam sekmen-sekmen ataupun pemikiran-pemikiran rasional yang telah dilakukan oleh pemimpin negeri ini, minggu (27/1/2019).

Baca: Warung Nizam Akbar Putussibau, Sediakan Ayam Penyet Bumbu Mertua

Baca: Wabup Aloysius Minta Partisipasi Aktif Masyarakat Falam Membangun Daerah

Baca: Bupati Mempawah Serahkan KIA Usai Upacara HUT Ke-62 Pemprov Kalbar

Abu bakar Ba'asyir ini hadir dari sebuah ketidakpuasan. Ba'asyir selama ini tidak pernah mau tahu terhadap ideologi Pancasila atau demokrasi di Indonesia.

Ia menginginkan negara ini untuk menjadi negara islami versi ajaran abu bakar Ba'asyir.

Akibatnya pengeboman atau aksi teror dilakukannya.

Sedangkan kepemimpinan persiden kita saat ini adalah hasil dari buah demokrasi murni yang telah lahir dengan segenap perjuangan untuk memberikan kesejahteraan terhadap rakyat Indonesia.

"Apalagi kita tahu Indonesia merupakan negara yang ber-bineka tunggal Ika," ujar Dharma Putra sebagai narasumber pertama.

Asdi sebagai narasumber kedua menambahkan negeri ini memberikan sebuah keleluasaan terhadap abu bakar Ba'asyir dalam menjalani kehidupan bernegara.

Di dalam hukum pun tidak bisa menghukum seseorang kalau usia dan kesehatan nya sudah tidak memungkinkan untuk di Hukum.

Nah saat ini Abu Bakar Ba'asyir sudah sesuai dengan hukum Indonesia sehingga Jokowi mengeluarkan Baasyir dari penjara.

Hanya saja Ba'asyir tidak mau menandatangani pengeluaran bersyarat tersebut.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved