Warga Siantan Sebut Pembangunan Duplikasi Jembatan Landak II Tak Kurangi Kemacetan
Pembangunan Jembatan ini juga mendapatkan perhatian penuh oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji.
Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Progres pembangunan duplikasi jembatan landak atau jembatan landak II hinggi kini sudah menunjukan progres yang baik.
Bahkan saat ini sudah hampir selesai, kisaran bulan April hingga Juni sudah bisa di gunakan.
Hal ini membuktikan Pemerintah Kota Pontianak sudah bekerja keras bersama PT Brantas Abipraya beserta anggota DPRD kota Pontianak
Pembangunan Jembatan ini juga mendapatkan perhatian penuh oleh Gubernur Kalbar, Sutarmidji.
Namun masyarakat meyakini bahwa jembatan landak II ini tidak dapat mengurangi kemacetan.
Salah satu warga Siantan, Kecamatan Pontianak Utara, Hakiki meyakini bahwa jembatan ini tidak akan bisa mengurangi kemacetan.
Baca: Harap Pembangunan Jembatan Landak II Segera Rampung, Mashudi: Masyarakat Mulai Jenuh Kemacetan
Baca: Hujan Deras Guyur Sejumlah Wilayah di Kalbar
"Saya juga selaku masyarakat yang berdomisili di Pontianak Utara mengucapkan terima kasih banyak dengan adanya duplikasi pembangunan jembatan landak ini. Namun saya meyakini pembangunan ini tidak bisa mengurangi kemacetan," ujar Hakiki , Selasa (8/1/2019) sore.
Menurutnya kemacetan ini pasti akan terjadi kembali, namun tidak separah sebelum-sebelumnya.
Hakiki mengungkapkan kemacetan ini terjadi, dikarenakan Pontianak Utara sendiri merupakan penghubung antar Kabupaten lain.
"Sebab Pontianak Utara merupakan kecamatan yang menjadi penghubung terhadap abupaten lain, seperti Kabupaten Mempawah dan Kubu Raya," kata Hakiki.