Waspada Banjir Rob

Terjadi Banjir Secara Tiba-tiba, Saksi Mata Sebut Warga Banyak Yang Panik dan Berlarian

Banjir tiba-tiba melanda beberapa kawasan di Kota Pontianak, Sabtu (29/12) siang..........................................

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Madrosid

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ya' M Nurul Anshory

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Banjir tiba-tiba melanda beberapa kawasan di Kota Pontianak, Sabtu (29/12) siang.

Berawal dari angin kencang, kemudian terjadi hujan ringan, seketika disusul oleh air Sungai Kapuas yang meluap dan membanjiri wilayah sekitar tepian sungai.

Warga di sekitar Jl Tanjung Pura sempat panik berlarian ke jalan raya dan menyelamatkan barang-barang dalam rumah terutama barang elektronik.

Sempat terjadi kemacetan panjang karena kendaraan yang berjalan melambat di beberapa titik Jl Tanjung Pura disebabkan banjir setinggi lutut orang dewasa menutupi ruas jalan raya.

Baca: Presiden Jokowi Hadiri Perayaan Natal Nasional 2018 di Medan, Ada Teriakan

Baca: Dua Pilar PSMS Medan Ini Kian Dekat ke Persib Bandung, Siapa Mereka?

Baca: Pendeta Wanita Tewas Dibegal Dua Pemuda, Polisi Sebut Bulan Suci

Satu diantara warga yang terdampak banjir, Radi (30) mengatakan air tiba-tiba naik dan warga panik berlarian menyelamatkan barang-barang terutama elektronik.

"Sebelumnya banjir tidak pernah sampai kerumah saya, sudah 8 tahun saya tinggal disini tidak pernah banjir selutut masuk dalam rumah," tururnya.

Dari pantauan tribunpontianak.co.id, banjir yang tiba-tiba melanda beberapa titik di Kota Pontianak terjadi paling parah di wilayah Kecamatan Pontianak Barat, air setinggi lutut merendam beberapa titik di jalan raya dan hampir semua rumah warga di pinggiran sungai.

Warga lainnya yang tinggal di Gang Alpokat Indah, Jl Komyos Sudarso, Kecamatan Pontianak Barat, Guntur Usman (52) mengatakan warga panik karena banjir setinggi lutut dewasa merendam rumah warga sampai dalam rumah secara tiba-tiba.

"Banjir tadi datang tiba-tiba, awalnya ada angin kencang sekali, masyarakat dari tepian sungai panik berlarian sambil teriak ada banjir," tuturnya.

Saya kaget kata Guntur, saya bilang orang rumah siap-siap, tidak lama air menderu datang.

Alhamdulilah semua barang-barang terselamatkan, kata dia "elektronik semua sudah saya naikkan ke atas semua," ucapnya lagi.

Guntur mengatakan banjir berlangsung sekitar 20 menit sekira pukul 13:00 WIB, namun satu jam berlalu air masih belum surut total, masih ada beberapa titik yang terendam.

Ternyata kejadian serupa pernah terjadi di Kota Pontianak, sekitar 8 tahun lalu.

Baca: OTT Pegawai Kementerian PUPR, Harus Jadi Pelajaran Buat Pejabat Kalbar

"Waktu tahun 2000, pernah terjadi banjir tiba-tiba seperti ini, dulu airnya dua kali naik, pertama sampai halaman rumah, kedua sampai dalam rumah setinggi lutut," tuturnya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved