Bupati Sintang Minta Partisipasi Muhammadiyah Persiapkan Indonesia Emas 2045

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sintang menggelar peringatan Milad Muhammadiyah yang ke-106 Tahun 2018

Bupati Sintang Minta Partisipasi Muhammadiyah Persiapkan Indonesia Emas 2045
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sintang menggelar peringatan Milad Muhammadiyah yang ke-106 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Halaman SMK Muhammadiyah Sintang, Minggu (16/12/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sintang menggelar peringatan Milad Muhammadiyah yang ke-106 Tahun 2018 yang dilaksanakan di Halaman SMK Muhammadiyah Sintang, Minggu (16/12/2018) kemarin.

Kegiatan ini turut dihadiri mewakili Bupati Sintang yang diwakili Kepala Bagian Humas & Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Kurniawan, didampingi oleh Kepala Badan Kesbangpol Sintang, Budiharto.

Kurniawan menyampaikan ucapan selamat Milad Muhammadiyah dan semoga dapat semakin meneguhkan komitmen, kontribusi dan kekhidmatan daripada perserikatan Muhammadiyah untuk bangsa dan negara.

Apalagi sambung Kurniawan dalam sambutannya, Milad Muhammadiyah yang ke-106 ini mengusung tema Ta’awun Untuk Negeri yang memberikan makna tersendiri.

Baca: Menkominfo RI Hadir di Rakornas dan Lokakarya PGK

“Kalimat Ta’awun ini artinya tolong-menolong, sehingga tema ini membawa pesan kepada kita semua bahwa tolong menolong itu adalah modal sosial untuk membangun. Kita berharap warga Muhammadiyah dapat membantu membangun daerah ini," katanya.

Kurnia menambahkan bahwa saat ini Pemerintah Daerah tentunya memiliki keterbatasan dalam membangun, tentunya dengan tolong-menolong maka kegiatan Pemerintahan bisa berjalan dengan baik.

Masih kata Kurniawan dalam sambutannya, Bupati Sintang memberikan pesan melalui Kurniawan bahwa warga Muhammadiyah mampu untuk menghadapi tantangan ke depan.

“10-20 tahun kedepan kita akan menghadapi 2 fenomena besar, yaitu bonus demografi dan generasi emas 2045, dengan demikian kualitas SDM kita harus benar-benar siap untuk menghadapi fenomena tersebut," jelasnya.

Menurut Kurniawan, saat ini kemajuan teknologi informasi sangat berkembang pesat tentunya hal tersebut harus dapat diantisipasi dengan sebaik mungkin.

Sebab saat ini masyarakat mudah menjadi korban rekayasa kebohongan dengan media sosial sehingga bisa membuat perpecahan. Jadi yang dibutuhkan saat ini bagaimana bisa mengejar kemajuan teknologi tersebut diimbangi dengan literasi media.

"Jadi Muhammadiyah agar bisa mempersiapkan warganya melalui badan amal usaha untuk mencerdaskan serta meningkatkan literasi media, karena ini penting, kalau tidak dikelola dengan baik maka akan menjadi bom waktu di masa depan," pesannya.

Selain itu juga Kurniawan memberikan pesan kepada seluruh tamu yang hadir dalam kegiatan Milad Muhammadiyah ke-106 untuk dapat menggunakan kecerdasan dalam menentukan hak politik.

Tahun 2019 merupakan tahun politik, dimana pemilu 2019 merupakan pemilu yang kompleks di dunia, tentunya dengan kompleksitas tersebut maka memungkinkan akan terjadi masalah-masalah.

"Yang kita persiapkan sekarang bukan hanya berpartisipasi saja, akan tetapi kita harus semakin cerdas dalam memilih, kita berperan aktif, serta gunakan kecerdasan tersebut dalam menentukan hak pilih kita masing-masing," pesan Kurniawan.

Penulis: Wahidin
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved