Smart Woman

Sebagai Wilayah Perbatasan, Anisa Tengarai Jadi Penyebab Besarnya Angka Pengidap HIV AIDS di Kalbar

Meskipun kita tahu, bahwa hingga saat ini belum ditemukan obat yang ampuh untuk mengobati HIV/AIDS, namun Nisa optimis kita bisa mencegahnya.

Sebagai Wilayah Perbatasan, Anisa Tengarai Jadi Penyebab Besarnya Angka Pengidap HIV AIDS di Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Duta HIV/AIDS Kalimantan Barat 2018, Annisa Maharani Nasran. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalimantan Barat, sempat masuk 10 Kota dengan jumlah Orang Dengan HIV AIDS (ODHA) terbesar di Indonesia pada 2017.

Menurut duta HIV AIDS Kalimantan Barat 2018, Annisa Maharani Nasran, hal itu tidak terlepas dari Kalbar sebagai satu diantara beberapa Provinsi di Indonesia yang merupakan wilayah perbatasan dengan negara lain.

Meskipun kita patut bersyukur, tahun ini Kalbar turun peringkat jadi kota nomor 11 dengan jumlah ODHA terbesar di Indonesia.

Baca: Terpilih Sebagai Duta HIV AIDS Kalbar, Nisa Akan Lakukan Ini

Baca: Berawal Dari Video YouTube, Nisa Jadi Duta HIV AIDS Kalbar 2018

Di Kalbar sendiri, menurut data tahun 2017 ada 6502 pengidap HIV, dengan penderita paling banyak adalah anak muda dan dua Kota teratas ialah Kota Singkawang dan Kota Pontianak.

"Karena kita wilayah perbatasan, orang keluar masuk lewat sinikan, jadi siapa yang datang kita nggak tahu. Orang bawa virus ini lalu main-main ke sini kita nggak tahu," katanya.

Baca: Duta HIV AIDS Kalbar 2018, Sempat Termakan Mitos-mitos HIV AIDS, Begini Pengakuannya

Baca: Polisi Analisa Kebiasaan Adik Ipar Arumi Bachsin hingga Misteri Plastik Hitam Tutupi Wajahnya

Sedangkan di Kota Singkawang, sebagai kota wisata tentu juga memberikan peluang dan potensi yang besar atas persebaran virus tersebut.

Menurut Nisa, semakin maju kota itu, maka semakin lancar pergaulan di Kota tersebut, sehingga semakin besar juga tantangan untuk memerangi serta mencegah virus HIV/AIDS.

Meskipun kita tahu, bahwa hingga saat ini belum ditemukan obat yang ampuh untuk mengobati HIV/AIDS, namun Nisa optimis kita bisa mencegahnya.

Khusus bagi anak muda, satu diantara cara untuk mencegah agar tidak terkena virus adalah dengan mengisi waktu dengan hal-hal positif dan bermanfaat.

Halaman
12
Penulis: Bella
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved