Warga Bantu PLN ULP Ngabang Pangkas Pohon yang Ganggu Jaringan Listrik

pihak PLN telah berkoordinasi dengan pemuka masyarakat dan petugas Layanan Teknik untuk mengamankan jaringan dan upaya pendampingan masyarakat

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Petugas melaksanakan kegiatan pemangkasan pohon di sekitar jaringan listrik PLN guna mengamankan pasokan listrik dari gangguan tanam tumbuh milik masyarakat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,NGABANG - PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ngabang dibantu warga melaksanakan kegiatan pemangkasan pohon di Desa Pawis Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak, Minggu (9/12/2018).

Menurut Manajer ULP Ngabang, Markus Adi, kegiatan ini merupakan tindaklanjut sosialisasi pembayaran rekening listrik tepat waktu dan sistem kelistrikan di Desa Pawis beberapa waktu yang lalu.

Baca: Kajari Sanggau Beberkan Kinerja Pidsus Tahun 2018, Berikut Hasil Pencapaiannya

Baca: Marcus/Kevin Sabet Penghargaan BWF Male Player of the Year 2018

"Minggu siang kemarin masyarakat Desa Pawis yang di koordinir Kepala Desa menurunkan warganya yang berjumlah sekitar 170 orang untuk mengikuti kegiatan gotong royong membersihkan jaringan listrik," ungkap Markus.

Menurutnya, sebelum kegiatan dilaksanakan, pihak PLN telah berkoordinasi dengan pemuka masyarakat dan petugas Layanan Teknik untuk mengamankan jaringan dan upaya pendampingan masyarakat dalam melaksanakan kegiatan tersebut.

Kegiatan pemangkasan pohon disekitar jaringan listrik merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan pihak PLN guna mengamankan pasokan listrik dari gangguan tanam tumbuh milik masyarakat.

Kepala Desa Pawis, Lahong, mengatakan bahwa perlu adanya peran serta masyarakat yang peduli ikut memelihara jaringan listrik untuk kepentingan bersama. Keterbatasan jumlah petugas PLN yg khusus menangani pemangkasan pohon tidak sebanding dengan luas wilayah yang ada.

"Kami merasa perlu membantu PLN dalam memelihara jaringan listrik, salah satunya dengan dilaksanakannya gotong royong membersihkan tanaman atau pohon yang dekat dengan jaringan listrik. Apalagi dalam rangka menyambut hari raya natal dan tahun baru 2019, dimana kebutuhan listrik masyarakat akan meningkat," ungkap Lahong.

Antusiasme warga dalam membantu PLN dalam menjaga dan merawat jaringan listrik cukup tinggi, meski pekerjaan dilakukan tanpa imbalan apalagi tuntutan ganti rugi dari warga pemilik pohon yang ditebang dan dipangkas.
Melalui kegiatan ini diharapkan akan mengurangi dan menekan potensi terjadinya gangguan listrik.

Dalam kesempatan yang sama, pihak PLN juga menghimbau masyarakat untuk menunaikan kewajiban dalam membayar rekening listrik tepat waktu setiap bulannya.

Kegiatan yang sama juga telah dilakukan minggu lalu dibeberapa lokasi antara lain di Desa Mandor Kiru, Simpang Pasir, Ngadan Desa Banying, Senunuk Desa Agak dan Desa Pahauman.

Editor: Nina Soraya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved