Ketum PSSI Edy Rahmayadi Sedih Anaknya Ikut-ikutan Minta Dirinya Mundur

Kerap menerima kritik pedas, Ketum PSSI Edy Rahmayadi meminta masyarakat Indonesia agar tak terus-terusan membully dirinya. Edi Rahmayadi memang ker

Editor: Rihard Nelson
Screenshot
Edy Rahmayadi #siapPakEdy 

Ketum PSSI Edy Rahmayadi Mengaku Sedih Anaknya Ikut-ikutan Minta Dirinya Mundur

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEDAN - Kerap menerima kritik pedas, Ketum PSSI Edy Rahmayadi meminta masyarakat Indonesia agar tak terus-terusan membully dirinya.

Edy Rahmayadi memang kerap menerima sorotan tajam sejak menjabat sebagai Ketua umum PSSI.

Edy menjadi sasaran kritik karena kerap memberikan pernyataan kontroversial mengenai persepakbolaan Indonesia.

Seperti menyebut Evan Dimas dan Ilham Udin tidak nasionalis karena berlaga di klub asal Malaysia, Selangor FA.

Kritik yang dialamatkan pada Edy Rahmayadi semakin parah usai dirinya merangkap jabatan sebagai Gubernur Sumatra Utara dan Indonesia tampil buruk di Piala AFF 2018.

Tak cuma dibully di media sosial, Edy juga banyak mendapat desakan untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI.

Di tengah gempuran tuntutan untuk meletakkan jabatannya selaku Ketum PSSI, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyatakan siap bertahan sampai masa jabatannya habis pada 2020.

Dikutip dari Tribun Medan, hal ini disampaikan Edy saat mengadakan temu pers bersama wartawan di Aula Raja Inal Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (5/12/2018).

"Tuliskan besar-besar besok di koran, kalau Edy bertahan hingga 2020," cetusnya. 

Baca: Hendra Darwilias Resmi Nahkodai Pemuda Dayak Kalbar, Tegaskan Posisi Independen

Baca: Ketua DAD Kalbar Jakius Sinyor Lantik Hendra Darwilias Sebagai Ketua Pemuda Dayak Kalbar

Baca: Adik Dibacok 7 Orang Tak Dikenal, Vicky Prasetyo Ungkap Kemunafikan dan Hijab, Sindir Angel Lega?

Edy mengakui di beberapa minggu terakhir dirinya banyak mendapat hinaan dari masyarakat akibat hasil minor yang diraih Timnas Senior di gelaran AFF lalu. 

Mantan Pangkostrad ini menuturkan bahwa dirinya siap menghadapi semua hinaan, namun yang membuat dirinya sedih adalah karena anaknya yang tak ingin ayahnya dicerca.

"Saya anggap lah kalian presiden biar tak menghina-hina aku. Sedih saya dengarnya, aku kuat. Bintang tiga loh. Tapi anakku. Aku tak papa, anakku yang marahin aku, ayah sudahlah," tuturnya dengan nada tinggi.

Edy mengakui dirinya tak sanggup bila anaknya sudah memarahinya. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved