Liga 1 Indonesia
Bonek Tampilkan Koreo "Jangan Jual Harga Dirimu dengan Uang" di Laga Persebaya Vs PSIS
Bonek Tampilkan Koreo "Jangan Jual Harga Dirimu dengan Uang di Laga Persebaya Vs PSIS
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Tentang Bonek
Istilah Bonek, akronim bahasa Jawa dari Bondho Nekat (Bondho dan Nekat).
Mengutip wikipedia, biasanya ditujukan kepada suporter kesebelasan Persebaya Surabaya.
Juga terdapat istilah Bonita (Bonek Wanita).
Serta memiliki slogan "Salam Satu Nyali WANI!!!"
Istilah bonek pertama kali dimunculkan oleh Harian Pagi Jawa Pos tahun 1989.
Khususnya untuk menggambarkan fenomena suporter Persebaya 1927 yang berbondong-bondong ke Jakarta dalam jumlah besar.
Baca: H2H Persib Bandung Vs Barito Putera: Posisi Maung Bandung Rawan di Klasemen Liga 1 Indonesia 2018
Baca: LIVE STREAMING Bola Persib Vs Barito Putera di Indosiar: Amankan Posisi di Klasemen Liga 1 2018
Secara tradisional, Bonek adalah suporter pertama di Indonesia yang menggambarkan fenomena
away supporters.
Away supporters adalah pendukung sepak bola yang mengiringi tim pujannya bertanding ke kota lain seperti di Eropa.
Saat dulu memang belum ada suporter yang away dengan sangat terorganisir seperti Bonek.
Dalam perkembangannya, ternyata away supporters juga diiringi aksi perkelahian dengan suporter tim lawan.
Tidak ada yang tahu asal-usul, Bonek menjadi radikal dan anarkis.
Jika mengacu tahun 1988, saat 25 ribu Bonek berangkat dari Surabaya ke Jakarta untuk menonton final Persebaya 1927 - Persija, tidak ada kerusuhan apapun.
Baca: Gocekan Maut Cristiano Ronaldo Kelabui Bek Inter Milan Seharga Rp 1 Triliun, Ini Videonya
Baca: Jadwal Liga Champion Matchday 6: Juventus, Inter Milan, Barcelona, Real Madrid, Liverpool hingga PSG
Bonek juga memiliki hubungan yang sangat baik dengan Viking Persib Club supporter klub Persib Bandung.
Bagi kebanyakan masyarakat, Bonek cenderung memiliki catatan negatif jika dilihat dari kisah masa lalu.