Selama 2018, BNN Mempawah Rehabilitasi 27 Orang Ketergantungan Narkoba

10 di Klinik Pratama Sehati BNN, di LRKM ada 7, dan di klinik Pemerintah ada 6, dan 4 rawat inap di Ledo "Bogor" dan Badoka "makasar)

Selama 2018, BNN Mempawah Rehabilitasi 27 Orang Ketergantungan Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Suasana Press Release BNN Kabupaten Mempawah, Selasa (4/12/2018). 

Laporan wartawan Tribun Pontianak, Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - BNN  Mempawah dalam press release nya mengungkapkan, hingga akhir 2018  pihaknya telah menerima sebanyak 27 orang yang menjalani rehabilitasi ketergantungan narkoba, Selasa (04/12/2018).

Dari ke 27 orang tersebut, 20 di antaranya menjalani rawat jalan dan 4 orang di antaranya menjalani rawat inap.

Baca: Hari Ini, Bupati Paolus Hadi akan Hadiri Peletakan Batu Pertama Gereja Katolik St Benediktus

Untuk pasien rawat jalan di tangani di 3 tempat, yakni klinik Pratama Sehati BNN, Klinik di RSUD dr. Rubini, dan LRKM titik balik.

"10 di Klinik Pratama Sehati BNN, di LRKM ada 7, dan di klinik Pemerintah ada 6, dan 4 rawat inap di Ledo "Bogor" dan Badoka "makasar)" tutur Kepala BNN Mempawah, AKBP A.H. Daulay.

Daulay menegaskan dan mempersilahkan siapapun pengguna narkoba yang hendak kembali kejalan yang benar dan bertobat, dengan di rehabilitasi, untuk segera menghubungi pihaknya.

Baca: Resmikan Kantor Desa Telaga Dua Kecamatan Binjai Hulu, Ini Pesan Bupati Jarot

Iapun menjamin, siapapun yang dengan sukarela datang dan merehabilitasi dirinya, maka tidak akan ada Pidana untuknya, serta pihak BNN akan menjaga privasi identitas dari orang tersebut.

Namun akan berbeda bila orang tersebut tertangkap tangan oleh pihak kepolisian bila sedang menggunakan narkoba, maka akan ada proses hukum terlebih dahulu.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved