Citizen Reporter
LDMI HMI Cabang Pontianak Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Acara ini dihadiri oleh Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Pontianak dan Pengurus Masjid An-Nur serta kader HMI se-cabang Pontianak.
Citizen Reporter
Wisnu Widyantoro
Kader HMI Cabang Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDMI) di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertepatan dengan tanggal 12 Rabiul Awal 1440 Hijriah, dimulai pukul 19.30- 22.00 WIB di Graha Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pontianak, Jl. KH Wahid Hasyim No. 229, Selasa (20/11/2018).
Acara ini dihadiri oleh Korps Alumni HMI (KAHMI) Kota Pontianak dan Pengurus Masjid An-Nur serta kader HMI se-cabang Pontianak.
Baca: RS St Antonius Mengucapkan Selamat Menempuh Hidup Baru Kepada Dyhta dan Andi Meyzar
Baca: Pentas Seni Budaya Dayak se-kabupaten Ketapang Resmi Dibuka
Pada kesempatan kali ini, Ketua Umum Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat Dr. Pabali Musa, M.Ag berkesempatan untuk menjadi pembicara di acara Maulid Nabi kali ini.
Ketua Panitia Maulid Nabi, Dian menuturkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang silahturahim antar kader HMI dan alumni HMI saja tetapi bagaimana kita menerapkan nilai-nilai keIslaman di Himpunan yang berazaskan Islam ini.
“Dengan mengadakan kegiatan seperti ini kita mendapatkan manfaat dari bersilahturahim dan kita mengingat kembali Perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW agar kita kembali pada Khittah keIslaman itu sendiri,” tuturnya.
Setali tiga uang dengan penuturan Dian, Ketua Pengurus masjid An-Nur, Salim S.Pd.I juga menuturkan hal yang serupa dalam sambutannya.
“Hanya sedikit keluhan darinya bahwa kader HMI Cabang Pontianak sekarang jarang bersilahturahim secara langsung, hanya mengandalkan komunikasi via WhatsApp saja. Saya berharap Pengurus Cabang ataupun Komisariat sering-seringlah melakukan silahturahim,” ujarnya.
Ketua Umum Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat, Pabali Musa mengatakan bahwa maulid nabi merupakan rasa syukur kita kepada Allah SWT.
“Agenda Maulid Nabi pada hari ini saya lebih mengelokkan bahasanya lagi sebagai pengajian ataupun Majelis Ilmu karena kita harus mensyukuri atas nikmat-Nya,” ujar Pabali Musa dalam mengawali tausyiahnya.
Menurutnya, fokus dalam Maulid itu ada dua yakni mengenal Rasulullah melalui kepribadian dan ajarannya.
“Ada empat maksud utama dilaksanakannya peringatan hari kelahiran Rasulullah," ungkapnya
Pertama ungkapan rasa syukur atas diutusnya seorang Rasul akhir zaman membawa petunjuk dan agama yang benar. “Jadi kita bersyukur kepada allah karena telah mengirim kebenaran dan memenang kan kebenarannya. Satu ciri khas yang membedakan dari agama yang lain yakni, beragama identik dengan mencari kebenaran," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peringatan-maulid-nabi-ldmi.jpg)