Citizen Reporter

Seminar Sentarum Hari ke-1 Tahun 2018 Berjalan Sukses

Kedepannya diharapkan kita dapat terus berinovasi tanpa harus menghilangkan identitas atau jati diri suatu kota air.

Penulis: Syahroni | Editor: Jamadin
ISTIMEWA
Peserta Seminar foto bersama 

Paling tidak itu harus diatur kembali dan dibatasi perkembangannya, sehingga tidak semua kota harus mengikuti model seperti itu” ujar Prof. Res yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor I di Unmer Malang.

Hal tersebut ditanggapi oleh Midji bahwa “rata-rata semua orang di ruangan ini menggunakan warna soft sehingga menurut saya kebanyakan orang suka warna soft pula untuk memilih warna rumahnya, saya pribadi tidak akan merekomendasikan rumah atau kampung diwarnai seperti itu (kampung warna-warni Malang)” lanjutnya.

Baca: Sore ini JaDI Kalbar Gelar Diskusi, Ini Tema Yang Diusung

Ditemui di Ballroom IBIS tempat acara Sentarum dilaksanakan, Estar menjelaskan “persiapan rapat rancangan awal terbentuknya jobdesk panitia inti dimulai tanggal 5 Juni 2018 yang termasuk singkat, akan tetapi secara keseluruhan acara Seminar Nasional hari ini terbilang sangat sukses. Hasil ini tidak terlepas atas kerjasama dari semua pihak demi kelancaran terselenggaranya Seminar Nasional ini” ujar Estar yang ditemui setelah acara seminar nasional usai. 

Terakhir, Estar juga menambahkan “setelah sesi Seminar Nasional inti selesai, kami lanjutkan dengan sesi pemakalah yang telah mengirimkan artikelnya ke redaksi Sentarum untuk selanjutnya dapat dipresentasikan di depan seluruh peserta yang hadir mengikuti Seminar Nasional ini”. 

Berdasarkan pantauan dari program book Sentarum 2018, terdapat 12 pemakalah dan 2 poster, jumlah tersebut belum dihitung dengan keseluruhan jumlah artikel yang diterima redaksi sebanyak 20 artikel yang nantinya akan terbit di prosiding Sentarum 2018. 

Pemakalah antara lain berasal dari Untan, Undip, UGM, Unhas, Untad, Universitas Atmajaya, Universitas Kebangsaan, Universitas Sam Ratulangi, serta Puslitbang Perkim-PUPR.

Rangkaian kegiatan Sentarum 2018 keesokan harinya adalah City Tour Susur Sungai Kapuas, adapun destinasi wisata yang akan dikunjungi antara lain Tugu Khatulistiwa, Masjid Jami’ Sultan Syarif Abdurrahman Al-Qadrie, Keraton Kadriyah, Alun-alun Kapuas dan Kebon Sayok (tampat souvenir dan oleh-oleh). 

Panitia melakukan penjemputan peserta menggunakan bus di hotel IBIS tempat peserta Sentarum menginap, kemudian akan dibawa menuju Tugu Khatulistiwa.

Dari Tugu Khatulistiwa, panitia dan peserta city tour melanjutkan susur sungai Kapuas menggunakan kapal menuju Majid Jami’ dan Keraton Kadriyah, sekaligus berfoto dan sholat zhuhur. 

Setelah selesai mengunjungi dua tempat tersebut, panitia dan peserta kembali lagi ke kapal untuk melanjutkan perjalanan susur sungai menuju Alun-alun Kapuas Pontianak, sekaligus istirahat dan makan siang diatas kapal. 

Titik terakhir city tour adalah  Keboen Sayok, mengantar peserta yang ingin berbelanja souvenir serta kain khas Kalbar.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved