BPBD Ketapang Rilis Nama Kecamatan Rawan Banjir, Ini Daerahnya

Ia pun menghimbau agar permasalahan ini dapat diselesaikan bersama-sama, baik pemerintah setempat

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / NUR IMAM SATRIA
Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ketapang Maryadi Asmuie, saat ditemui ruangannya Kamis (18/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang, Maryadi Asmuie membeberkan tiga kecamatan di  Ketapang yang diyakini rawan terjadinya banjir.

 Asmuie mengaku jika tingginya intensitas curah hujan yang beberapa hari ini melanda seluruh daerah di Ketapang, akan berdampak terjadinya banjir diseluruh wilayah Kabupaten Ketapang.

"Jika kita urutkan berdasarkan data yang sudah ada, seluruh kecamatan di Ketapang ini semuanya dapat terjadi banjir. Tetapi ada tiga kecamatan yang tiap tahunnya langganan dilanda banjir yaitu kecamatan Sandai, Sungai Laur, dan Nanga Tayap," sebut Asmuie,Kamis (18/10/2018).

Baca: Gelar Sales Social Activity Home Credit Indonesia, Eko Broto Bramantyo: Pontianak Kota Kunci

Asmuie menilai ketiga kecamatan tersebut berada di bantaran sungai Pawan, yang jika dilanda hujan terus menerus dapat mengakibatkan naiknya volume air di lokasi tersebut.

Menurut Asmuie, di Kota Ketapang sendiri ada beberapa lokasi yang rawan terjadinya genangan air jika dilanda hujan tiap harinya. Ia pun menghimbau agar permasalahan ini dapat diselesaikan bersama-sama, baik pemerintah setempat, warga, dan seluruh instansi terkait. 

"Tentunya kita tidak mau bencana apapun terjadi di Kabupaten Ketapang, apalagi permasalahan banjir. Maka dari itu seluruh elemen masyarakat, baik warga, Pemda, dan instansi lain dapat berperan dengan cara menghimbau untuk mencegah terjadinya banjir," ujarnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved