Citizen Reporter
Yuk, Cari Aksesori Melayu di Rumah Tanjak Pontianak
Saat ini, banyak masyarakat yang membeli perlengkapan khas Melayu di Rumah Tanjak Pontianak.
Penulis: Jovanka Mayank Candri | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Mahasiswi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Pontianak, Weni Wiranda
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Penggunaan tanjak seakan menjadi tren saat ini. Rumah Tanjak Pontianak di Kota Pontianak menjadi solusi bagi masyarakat yang hendak membeli aneka ragam tanjak.
Rumah Tanjak Pontianak menjual aneka macam aksesori khas Melayu seperti tanjak, baju kurung serta baju pendekar setelan.
Baca: Ali Nasrun: 2019, Pemkot Pontianak Harus Melakukan Pemerataan
Saat ini, banyak masyarakat yang membeli perlengkapan khas Melayu di Rumah Tanjak Pontianak.
"Kalau untuk omzet rumah tanjak per bulan, keseluruhannye sekitar Rp 10 juta-Rp 12 juta. Satu hari bise mencapai 20 sampai 25 tanjak," ujar Dedi Mansyur, satu di antara pengrajin tanjak dan baju pendekar.
Rumah Tanjak Pontianak memiliki enam pengrajin yang setiap harinya bisa memproduksi puluhan tanjak, beberapa baju pendekar, kain songket serta kain corak ingsang. Dedi berharap, pakaian khas Melayu ini tidak hilang di telan zaman. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tanjak_20181017_194906.jpg)