Citizen Reporter
Mahasiswa IAIN Kupas Kiprah Kesultanan Kadariah Pontianak
Meski demikian, kata Bibi, hal tersebut sangat wajar karena peserta yang akan presentasi sangat banyak
Penulis: Jovanka Mayank Candri | Editor: Jamadin
Citizen Reporter
Peserta Forum Borneo Undergraduate Academic Forum,
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Pontianak Bibi Suprianto mempresentasikan karya tulis ilmiahnya dalam sesi Forum Internasional Mahasiswa yaitu Borneo Undergraduate Academic Forum (BUAF) ke-3 di Aula Fakultas Tarbiyah IAIN Palangka Raya, Rabu (17/10).
Mahasiswa Pendidikan Agama Islam ini mengangkat tema Kiprah Kesultanan Kadariah Pontianak dalam Pengembangan Pendidikan Islam di Tahun 1771-1808.
Baca: Diguyur Hujan, Air Mulai Genangi Sejumlah Pemukiman Warga Desa Pasir dan Sejegi
Bibi menjelaskan, penelitiannya tentang bagaimana motede pengembangan pendidikan Islam era 1771-1808 yang dilakukan oleh Kesultanan Kadariah Pontianak dengan sangat menarik.
Awalnya, Bibi merasa deg-degan karena waktu yang diberikan untuk menyampaikan materi cukup singkat. "Masing-masing cuma lima menit dikasi waktu," ucapnya.
Meski demikian, kata Bibi, hal tersebut sangat wajar karena peserta yang akan presentasi sangat banyak
. "Karena kan orangnya banyak, mengejar waktu juga," ujar mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan semester tujuh ini.
Secara keseluruhan, Bibi sangat puas menyampaikan Kiprah Kesultanan Pontianak di Forum Internasional BUAF ke-3. "Jadi kiprah kesultanan Pontianak dalam pendidikan Islam pada masa itu adalah mengajarkan ketauhidan, mengenal Allah," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/materi_20181017_193544.jpg)