Hartanya Pernah Dilarikan Manajernya, Begini Kabar Tegar ‘Pengamen Jalanan'!

Lama tak terdengar kabarnya, mantan pengamen cilik yang dulu sempat viral, Tegar Septian kini bak...

Tayang:
Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST
Tegar waktu masih kecil. 

Rekor tertinggi terjadi pada minggu lalu, dari 8.000 viewer melonjak menjadi 13.000 dalam waktu sekitar empat hari.

Alfas Hermansyah, lelaki yang pertama kali mengikutkan Tegar pada kompetisi XL, optimistis atas masa depan bocah cilik ini.

Suaranya yang merdu dan kemampuannya membuat lagu menjadi modal penting bagi dia meniti masa depan.

 

”Hidup di jalanan dari usia tujuh sampai 11 tahun cukup membuat dia memiliki mental kuat,” ungkap dia.

Alfas juga pernah berusaha membuat album kompilasi yang berisi lagu-lagu ciptaan Tegar dan lagu publik tanpa hak paten.

L

Album tersebut dikomersialkan untuk keperluan pendidikan Tegar dan menopang ekonomi keluarganya.

Ada beberapa judul lagu yang dia nyanyikan, diantaranya Pantaskah Surga Untukku (2013), Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang (2013), Rindu Ibu (2013), Sekolah (2013), Sahabat Tegar (2013), Bengawan Solo (2014) dan Kemana Kasih Sayang (2014)

Sayangnya, saat tengah meniti karier, kabar tak sedap sempat muncul.

Ia melaporkan manajer pribadinya, Muhammad Arif Dolah alias Arif bin Dolah (29) ke Komisi Nasional Perlindungan Anak.

Manajer yang sudah bekerja selama setahun itu, diduga melakukan pelecehan seksual. 

Selain diperlakukan tidak senonoh oleh manajernya Muhammad Arief Dolah, artis cilik Tegar Septian juga kehilangan sejumlah barang.

Barang-barang berharga milik Tegar lenyap dibawa kabur Arief secara diam-diam.

Tegar pun rugi puluhan juta rupiah.

 

"Sekitar 60 jutaan, karena gitarnya aja 40 juta, sama baju-baju show dia, laptop 2 dibawa kabur, sama kamera," jelas Eddy Ribut, kuasa hukum Tegar, dikutip dari sumber online.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved