Bupati Gidot Imbau Waspada Penipuan CPNS
Untuk membantu meloloskan menjadi CPNS pun tidak jarang diminta sejumlah uang untuk mempermudah kelulusan seseorang menjadi CPNS.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot mengimbau agar masyarakat maupun para pencari kerja untuk waspada terhadap penipuan dalam masa rekrutmen CPNS.
Terlebih, dalam beberapa hari ini menjadi waktu yang menyibukan bagi pencari kerja.
Seperti yang diketahui, Pemerintah melalui kementrian lembaga dan pemerintah daerah sudah membuka pengumuman penerimaan CPNS.
Baca: Polsek Jawai Hadiri Rapat Koordinasi Penanggulangan Pekat
Baca: Polsek Pemangkat Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba
Walaupun memang disayangkan, tidak jarang didengar maupun dijumpai ada oknum-oknum yang mengaku bisa meluluskan seseorang menjadi PNS dengan alasan bisa diatur, karena kawan, dekat, tim sukses dan berbagai alasan lainnya.
Untuk membantu meloloskan menjadi CPNS pun tidak jarang diminta sejumlah uang untuk mempermudah kelulusan seseorang menjadi CPNS.
"Saya menginggatkan kepada semua untuk tidak boleh terpancing, percaya dan menjadi pelaku bisa meloloskan menjadi CPNS. Hati-hati dengan berbagai bujuk rayu. Saya pastikan test CPNS Bengkayang dilakukan secara terbuka dan hasilnya bisa diketahui," katanya, Rabu (26/09/2018).
Untuk itu, kata Gidot, jangan terbujuk rayu. Bila ada yang menemui untuk dapat meloskan menjadi CPNS jangan percaya dan yakinlah serta percalah pada kemampuan diri sendiri.
"Bila ada yang mendengar, atau Menjadi korban harap melapor dengan Bupati Bengkayang. Wujudkan aparatur yang bersih dan berwibawa, bersatu Bengkayang maju," kata Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar ini.