6 Kebiasaan Orang yang Tinggal di Negara-Negara Paling Bahagia di Dunia, Wajib Coba!
Jika ada satu kesamaan yang dimiliki banyak orang, mereka hanya ingin bahagia.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Tri Pandito Wibowo
Orang-orang di negara bahagia juga menyediakan waktu untuk hobi untuk mereka nikmati.
"Menjelang dewasa, sebagian besar orang melaporkan kegiatan yang digunakan untuk membawa kegembiraan sebagai orang dewasa muda (olahraga, gairah di luar pekerjaan) hanyalah kenangan. Dibutuhkan banyak upaya untuk mengatur tetapi sangat penting untuk kesejahteraan kita. Dengan waktu luang, lakukan hal-hal yang menyegarkan," kata Dr. Schlechter.
Baca: Langit Awan Hitam Dominasi Cuaca di Kota Sanggau, Rabu (5/9/2018)
Baca: Kampus Yarsi Akan Tambah Dua Program Studi
Baca: Kapolda Kalbar Pimpin Upacara Parade Hari Jadi Polwan ke -70
5. Mereka Menghabiskan Waktu Bersama Teman & Keluarga

Di banyak negara ini, waktu yang dihabiskan bersama orang lain diprioritaskan, entah itu duduk dan bersantai di kedai kopi atau secara teratur berbagi makanan dengan keluarga.
"Koneksi kita dengan teman-teman sering terbatas pada texting dan media sosial. Di negara lain, mengunjungi teman di rumah mereka untuk makan malam lebih umum. Ini adalah kontak tatap muka dan koneksi yang membuat bahagia," kata Dr. Sanam Hafeez , seorang neuropsikolog.
Baca: Selamat Datang Gubernur Baru Kalimantan Barat, Sutarmidji
Baca: VIRAL! Foto Mesum Anggota DPRD Bersama Wanita di Sebuah Kamar Tersebar di Facebook
Baca: Gunakan Kebaya Biru Muda, Lismaryani Susul Sutarmidji di Istana Negara

Hubungan penting untuk kebahagiaan, dan beberapa survei menemukan bahwa mayoritas orang yang tinggal di negara-negara bahagia melaporkan bahwa orang lain dapat dipercaya.
"Percaya pada kebaikan dan kepercayaan orang lain memperkuat hubungan sosial dan mungkin menjadi salah satu alasan bahwa dukungan sosial juga ditemukan tinggi di negara-negara ini," kata Sweeton.
Ada hal menarik terkait dukungan sosial karena bisa menjadi faktor pelindung terhadap kondisi kesehatan mental seperti gangguan stres pasca-trauma dan depresi.
Kamu tidak harus mengambil dan bergerak untuk meningkatkan kebahagiaan.
Sebaliknya, kamu bisa mengadopsi beberapa kebiasaan orang-orang di negara-negara paling bahagia di dunia supaya kamu juga bisa menjadi lebih bahagia.
Yuk Follow Instagram Tribun Pontianak;