Masyarakat Khawatir Terserang ISPA

Menurutnya, dirinya khawatir dengan kondisi kesehatan yang sewaktu-waktu bisa saja menurun...

Masyarakat Khawatir Terserang ISPA
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M W
Foto kondisi udara di langit Kota Sambas, dari pantauan Tribun Pontianak di atas jembatan Sabok, Kabupaten Sambas, Senin (20/08/2018). Pukul 16.00 Wib, Sore. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Salah satu masyarakat Sambas Haris (28) mengaku dirinya khawatir dengan kondisi kabut asap yang masih saja menyelimuti Kabupaten Sambas.

Meski dalam dua hari terakhir, Kabupaten Sambas sudah di guyur hujan dengan intensitas sedang. Akan tetapi kabut asap masih saja terlihat di langit Sambas.

Baca: Ketua Komisi V DPRD Kalbar Tegaskan Pembuangan Bayi Merupakan Perbuatan Tidak Manusiawi

Baca: Pihak Penyelenggara Haji Diharap Pastikan Kesiapan Sambut Pemulangan Jemaah Haji Kalbar

Menurutnya, dirinya khawatir dengan kondisi kesehatan yang sewaktu-waktu bisa saja menurun. Dan dengan kondisi kesehatan yang kurang baik, tentu virus ISPA akan mudah menyerang.

"Khawatir juga ya, karena meskipun sudah hujan. Tapi kita lihat saja sendiri, kabutnya masih ada," ujarnya, Kamis (23/08/2018).

Sementara itu, Ian (36) mengaku dirinya Khawatir dengan kesehatan dari anak-anaknya yang banyak melakukan aktifitas diluar rumah apabila masuk sekolah di saat Kabut Asap.

Untuk itu, ia berharap dengan adanya hujan dalam dua hari berturut-turut ini, nanti pada saat anak sekolah kembali masuk setelah libur Idul Adha kabut asap sudah tidak terlalu tebal.

Sehingga tidak menggangu aktifitas dan belajar mengajar.

"Kalau masih kabut asap ya kita khawatirkan anak-anak ya, kan mereka masih bersekolah. Tapi dua hari ini ada hujan, mudah-mudahan besok (Jum'at) pada saat masuk sekolah kabutnya sudah tidak tebal," paparnya.

Ia menambahkan, saat ini memang anak-anak yang dikhawatirkan. Karena menurut kalau orang dewasa mungkin daya tahan tubuhnya relatif lebih kuat dari pada anak-anak.

Oleh karenanya, ia mengkhawatirkan kesehatan anak-anak.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved