Meningkat, BMKG Pantau 466 Titik Panas di Kalbar! Sanggau Paling Banyak

Kabupaten Sanggau terpantau memiliki jumlah titik panas terbanyak yakni 173 titik panas...

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Petugas pemadam kebakaran swasta meniti di batang pohon yang ditebang saat bersama anggota TNI dan Polri berupaya memadamkan kebakaran lahan di Gang Haji Bahrin, Jalan Parit Haji Husin II, Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/7/2018) siang. Api dari pembakaran lahan yang diduga dibuka untuk perumahan tersebut hampir merembet ke perumahan warga yang berada dekat dengan lokasi kebakaran. TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak melalui citra satelit cuaca Terra dan Aqua memantau keberadaan 466 titik panas (hotspot) yang tersebar di seluruh wilayah Kalimantan Barat (Kalbar).

Kabupaten Sanggau terpantau memiliki jumlah titik panas terbanyak yakni 173 titik panas.

Baca: LIVE STREAMING Semifinal Piala AFF U-16, Indonesia Vs Malaysia dan Myanmar Vs Thailand

Baca: BPBD Kayong Utara Alami Beberapa Kendala Saat Tangangi Karhutla

Baca: Helikopter Puma TNI AU Lanud Supadio Turut Pantau Titik Api Antisipasi Terjadinya Karhutla

Berikut Sebaran Hotspot di Kalbar:

  • Kabupaten Sambas: 1 Titik
  • Kabupaten Mempawah: 1 Titik
  • Kabupaten Sanggau: 173 Titik.
  • Kabupaten Ketapang: 9 Titik.
  • Kabupaten Sintang: 62 Titik
  • Kabupaten Kapuas Hulu: 112 titik
  • Kabupaten Bengkayang: 4 titik
  • Kabupaten Landak: 71 titik
  • Kabupaten Sekadau: 20 Titik
  • Kabupaten Melawi: 9 titik.
  • Kabupaten Kubu Raya: 4 Titik.

Sementara itu Kabupaten/Kota lain tidak terpantau adanya titik panas.

Baca: 67 Titik Api di Kapuas Hulu, Ini Komentar Dandim 1206 Putussibau

Baca: Kajari Sekadau Dukung Kesepakatan Bersama Antara Kejaksaan dengan PLN

Baca: LIVE STREAMING Semen Padang Vs PSIR Rembang, Liga 2 Live TV One Jam 15.30 WIB

Dari Kayong Utara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Agus Rudi Suandy menyebut, pihaknya selalu memantau titik api (Hotspot) di wilayah Kabupaten Kayong Utara (KKU).

Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan TNI, Polri, dan Manggala Agni.

"Kita juga berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, dan terus memantau Karhutla," katanya di Sukadana, Rabu (8/8/2018).

Meski demikian, katanya, pihaknya tak menemukan adanya titik api di wilayah Kayong Utara.

Sedangkan Dandim 1206 Putussibau Letkol Inf Muhammad Ibnu Subroto menyatakan, jumlah titik api atau hotspot di Kabupaten Kapuas Hulu sebanyak 67 titik, akibat dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Rabu (8/8/2018) pukul 18.00 WIB.

"Dalam hal ini kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah, Kepolisian, dan pihak lainnya. Bagaimana untuk sama-sama memadamkan titik api tersebut," ujarnya, Kamis (9/8/2018).

Menurutnya, banyaknya titik di Kabupaten Kapuas Hulu dikarenakan beberapa faktor seperti, musim tanam, kemarau, angin, dan cuaca.

"Musim tanam yang masih ada masyarakat membakar lahan. Dimana itu sudah menjadi turun menurun," katanya.

Dalam hal ini kata Ibnu, pihaknya bersama Kepolisian sudah melakukan upaya pencegahan dari jauh-jauh hari.

Dengan memberikan pemahaman dan akibat yang ditimbulkannya kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved