Tagana Imbau Masyarakat Hati-hati Berada di Sungai Kapuas
Hatta menyatakan, musibah seperti ini menjadi perhatian bersama. Diharapkan tidak ada lagi korban tenggelam di Kabupaten Kapuas Hulu.
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Sahirul Hakim
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Kapuas Hulu Muhammad Hatta membenarkan, jumlah data warga Kapuas Hulu yang tenggelam di Sungai Kapuas sampai merenggut nyawa sebanyak 6 orang korban.
"Ya betul di tahun 2018 sudah 6 orang meninggal dunia akibat korban tenggelam di sungai Kapuas, dari bulan 4 ada 1 orang, bulan 5 ada 2 orang, bulan 6 ada 1 orang, bulan 7 ada 1 orang, dan akhir bulan 8 ada 1 orang," ujarnya kepada Tribun, Selasa(7/8/2018).
Baca: Kapuas Hulu Bebas Kabut Asap Dari Akibat Karhutla
Baca: Antre Panjang Solar Subsidi di SPBU Kota Pontianak, Hartono Azas Harap Pemerintah Segera Cari Solusi
Hatta menyatakan, musibah seperti ini menjadi perhatian bersama. Diharapkan tidak ada lagi korban tenggelam di Kabupaten Kapuas Hulu.
"Kami meminta kepada seluruh masyarakat harus berhati-hati ketika berada atau mandi disungai," ucapnya.
Terutama jelas Hatta, untuk anak-anak dimana orang tua harus berperan aktif menjaga anaknya. Jangan dibiarkan mandi sendiri ke sungai.
"Begitu pula bagi orang tua yang sudah berumur 60 tahun keatas, mereka sudah tua dan pikun, jadi harus betul kita menjaganya," ujarnya.
Hatta menuturkan, apalagi kondisi air sungai Kapuas tidak bisa diprediksi kapan air pasang dan surut.
"Jadi kadang pasang dan kadang-kadang surut. Semoga kedepannya tidak ada korban tenggelam lagi di Kapuas Hulu," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/penggalangan-dana_20180122_192258.jpg)