Disuntik Rubella, Angelo: Rasanya Kayak Digigit Semut
Kampanye ini dilaksanakan serentak secara nasional pada bulan Agustus 2018 hingga September 2018.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie melakukan pencanangan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) di SD Suster, Jalan Diponegoro, Rabu (1/8/2018).
Satu di antara siswa Angelo (7) mengaku tak sakit saat diberikan vaksin imunisasi melalui suntikan di lengan tangan sebelah kiri. Bahkan saat di suntik ia tak menangis sedikitpun. "Rasanya kayak digigit semut," tuturnya.
Keinginannya disuntik agar menjadi anak yang memiliki badan sehat.
Baca: Polda Kalbar ungkap jaringan Narkoba Pontianak-Palangkaraya, Sita 771 Gram Sabu
Kampanye imunisasi MR merupakan kegiatan secara massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella pada anak usia 9 bulan hingga 15 tahun.
Kampanye ini dilaksanakan serentak secara nasional pada bulan Agustus 2018 hingga September 2018.
Untuk di Kota Singkawang pelaksanaan imunisasi MR dilakukan di seluruh sekolah yang terdiri dari SD/MI sederajat, SDLB, SMPT/MTS sederajat, SMPLB.
Baca: Kepala Dinas Kesehatan Pastikan Vaksin Imunisasi Aman dan Halal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/suntik_20180801_172928.jpg)