Pilgub Kalbar

Pelantikan Midji-Norsan Bakal Diundur, Ini Penjelasan PJ Gubernur Kalbar

kata dia, harus lapor ke DPRD dan DPRD yang akan mengirimkan surat-surat secara administratif kepada Presiden melalui Mendagri.

Pelantikan Midji-Norsan Bakal Diundur, Ini Penjelasan PJ Gubernur Kalbar
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
DPRD Provinsi Kalbar menggelar rapat paripurna pengumuman, pengusulan, pengesahan pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat terpilih, di Balairungsari DPRD Provinsi Kalbar, Jalan Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (31/7/2018) siang. Kegiatan dihadiri oleh Pj Gubernur Kalbar Doddy Riyadmaji, serta pasangan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih Sutarmidji dan Ria Norsan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Penjabat (PJ) Gubernur Kalbar, Dodi Riyadmaji menuturkan jika mungkin saja pelantikan Gubernur dam Wagub Kalbar terpilih bakal diundur. 
Hal ini disampailannya usai menghadiri sidang Paripurna di DPRD Provinsi Kalbar.

Sebelumnya, PJ Gubernur Kalbar ini mengatakan jika sidang paripurna yang dilakukan di DPRD Kalbar merupakan proses pengadministrasian dari apa yang sudah diputus oleh KPU Provinsi. Kemudian nanti diproses lebih lanjut di Presiden. 

Tata caranya, kata dia, harus lapor ke DPRD dan DPRD yang akan mengirimkan surat-surat secara administratif kepada Presiden melalui Mendagri.

Baca: Pria 41 Tahun Nikahi Sahabat Anaknya Sebagai Istri Ketiga yang Masih Berusia 11 Tahun

"Sesuai dengan Jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah, kalau yang sudah ditetapkan surat edaran lalu tanggal 17 september akan datang ada pelantikan tahap 1, namun saya dengar informasi karena ada kesibukan Presiden setelah selesai Asian Games kemungkinan ada yang diselesaikan dulu, jadi kemungkinan besar pelantikan mundur beberapa hari, kami belum memperoleh kepastian, namun kami dengar-dengar seperti itu," terangnya, Selasa (31/07/2018).

Walaupun begitu, menurutnya, semua persyaratan baik politik yang rakyat memberikan suara, lalu administratif dilembagakan KPU dan DPRD, kemudian akan disampaikan kepada Presiden melalui Mendagri, sudah memenuhi persyaratan.

"Oleh karena itu saya berharap kepada kawan-kawan semua untuk selalu bisa mensosialisasikan kepada masyarakat agar Gubernur dan Wagub terpilih yang akan memegang kendali penyelenggaraan pemerintahan di Kalbar sejak nanti akan dilantik oleh Presiden di istana negara," tuturnya.

Walau diundur, Dodi memastikan jika dirimya masih menjabat dan baru akan diserah terimakan saat Gubernur dan Wagub Kalbar terpilih dilantik.

Baca: Digadang-gadang Cawapres Prabowo, Abdul Somad Minta Didoakan jadi Ustaz Sampai Akhir Hayat

"PJ masih ada jabatannya, walaupun masih ada pengunduran dari tanggal 17, PJ Gubernur masih, belum dicabut surat Kepresnya. Pas pelantikan nanti diikuti serah terima jabatan dari PJ ke Gubernur Terpilih yang sudah dilantik," tutupnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved