Apa Orang Bertato Bisa Donor Darah? Berikut Penjelasan dari PMI

Ada tato di lengan membuat risiko masuknya bakteri atau lainnya ketika transfusi darah.

Apa Orang Bertato Bisa Donor Darah? Berikut Penjelasan dari PMI
ISTIMEWA
Ilustrasi Donor Darah 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ada sejumlah persyarakat orang bisa mendonorkan darahnya. Di antaranya berusia di atas 17 tahun, berat badan diatas 45 kg, tekanan darah diatas 110/70 mmHg tapi tidak masuk darah tinggi (darah tinggi bila tekanan darah diatas 160/100 mmHg), tidak perokok, tidak sedang haid, memiliki Hemoglobin 12 gram%, serta tidak memiliki tato di bagian lengan.

Tak hanya itu, pendonor juga harus bebas 4 penyakit menular yang perantaranya lewat darah. Keempat penyakit itu adalah HIV, hepatitis B dan C, sifilis, kanker. Selain itu, juga bukan perokok berat serta pecandu narkoba.

Baca: Kaget Tiket Konser Syahrini Rp 25 Juta, Slank Komentari Hal Ini

Baca: Resmi Dibuka, 146 Stan Meriahkan Pameran Pesparawi di Rumah Radakng Pontianak

"Ada tato di lengan membuat risiko masuknya bakteri atau lainnya ketika transfusi darah. Tapi, bila tato di bagian lain misalnya tato alis memungkinkan," ujar Ketua PMI DKI Jakarta Muhammad Ali Reza saat konferensi pers Tupperware Gelar Donor Darah Serentak di South Quarter, Jumat (27/7/2018).

Bagi perokok apalagi perokok berat juga seringkali tidak lolos karena darah perokok biasanya kental.

Darah yang kental tidak bisa digunakan untuk penerima donor darah.

Sementara keamanan bagi petugas di antaranya menggunakan sarung tangan serta masker mulut.

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Jawaban untuk Syarat Keamanan Calon Pendonor Darah yang Bertato

Editor: Jamadin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved