Launching SIKEPO, Pemprov Kalbar Harap Permudah Promosi Pariwisata

Usai launching SIKEPO, Marlina berharap Disporapar Provinsi Kalbar bersinergi dengan berbagai pihak lainnya, khususnya pegiat pariwisata.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO
Asisten III Sekda Kalbar, Dra Marlina melaunching aplikasi Sistem Informasi Kepariwisataan, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (SIKEPO) secara simbolis di Aula Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (26/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalimantan Barat melaunching aplikasi Sistem Informasi Kepariwisataan, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (SIKEPO) di Aula Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (26/7/2018).

Kehadiran SIKEPO diharapkan semakin mempermudah promosi dan pemenuhan informasi tentang kepariwisataan, ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga di Kalimantan Barat.

Asisten III Sekda Kalbar, Dra Marlina menilai SIKEPO sebagai aplikasi jaman now lantaran sediakan informasi dan promosi tentang kepariwisataan, ekonomi kreatif, pemuda dan olahraga secara digital melalui android.

Kehadiran SIKEPO, kata Marlina, sebagai komitmen mengimplementasikan program Go Digital terhadap peningkatan jumlah wisatawan yang akan berkunjung ke Kalbar.

“Tinggal mengunduh aplikasi SIKEPO melalui smartphone atau mengakses websitenya, maka kita akan tahu apa saja yang ada di Kalimantan Barat. Kalbar seperti dalam genggaman,” ungkapnya yang hadir mewakili Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar.

Marlina menegaskan pembentukan SIKEPO juga wujud komitmen Pemerintah Provinsi hidupkan media digital di seluruh lapisan masyarakat. Pemprov sadar penguasaan dunia digital menjadi penopang Kalbar bisa menangkan pasar pariwisata dunia.

“Melalui aplikasi SIKEPO, Pemprov berharap mendukung promosi destinasi digital, pasar-pasar digital dan daerah-daerah perbatasan Indonesia guna menggarap potensi wisata mancanegara di cross border tourism (turis kawasan perbatasan_red),” terangnya.

Potensi cross border tourism, terang Marlina, sangat besar dengan tujuan gerakkan sektor perekonomian masyarakat setempat. Hal ini juga sejalan dengan fokus Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo yang ingin menggeliatkan daerah perbatasan.

“Sejak awal, Pak Presiden beri perhatian serius kepada warga masyarakat Indonesia yang berada di pulau terluar, perbatasan dan daerah terpencil. Presiden ingin mengubah sebutan daerah perbatasan dari pulau terluar jadi pulau terdepan,” katanya.

Usai launching SIKEPO, Marlina berharap Disporapar Provinsi Kalbar bersinergi dengan berbagai pihak lainnya, khususnya pegiat pariwisata.

Sebab, keberhasilan sistem aplikasi ini membutuhkan kerjasama dan dukungan dari seluruh stakeholders.

“Dinas harus bekerjasama dengan organisasi-organisasi yang memiliki visi, misi serta tujuan sama untuk dapat melihat Kalbar dikenal dunia,” imbuhnya.

Tidak hanya itu, tujuan bersinergi adalah agar seluruh operator mampu aplikasikan SIKEPO untuk memproduksi informasi seputar kepariwisataan, ekonomi kreatif, pemuda, olahraga, foto-foto, video, grafis, cerita soal destinasi wisata bahkan calender of events (kalender even).

“Termasuk merangkul sukarelawan dari berbagai kalangan komunitas yang bergerak mempromosikan pariwisata berbasis digital," tandasnya. 

Tags
Launching
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved