Anak Bungsunya Mengidap Gangguan, Inilah Kisah Sedih Dibalik Pembuatan Lagu Pasangan Artis Ini

Namun, ternyata ada kisah yang cukup membuat Artika Sari Devi dan Baim merasa sedih dibalik pembuatan lagu tersebut.

Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/IST

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Artika Sari Devi kembali membuat sebuah prestasi di dunia hiburan.

Kali ini mantan putri Indonesia ke 9 tersebut diketahui baru saja menciptakan lagu anak-anak berjudul Pelangi Usai Hujan.

Baca: Angel Karamoy Kepergok Berduaan Dengan Pria Berkepala Botak, Netizen Kira Deddy Corbuzier

Baca: Daftar Zodiak Sangat Terobsesi Pada Cinta! Ada yang Keras Kepala hingga Lupakan Keluarga

Baca: Deretan Artis Cantik Yang Lakukan Pemotretan Saat Kehamilan, Banjir Kritikan Dinilai Terlalu Seksi

Lagu ciptaannya itu akan dinyanyikan langsung oleh suaminya yang juga seorang musisi yakni, Baim.

Selain Baim, lagu tersebut juga akan dibawakan bersama anak sulungnya, Sarah Ebiela Ibrahim atau yang akrab dipanggil Abey.

Di instagramnya, Baim pun tampak mengunggah beberapa potret anak-anak saat membuat video clip Pelangi Usai Hujan itu.

Namun, ternyata ada kisah yang cukup membuat Artika Sari Devi dan Baim merasa sedih dibalik pembuatan lagu tersebut.

Lagu tersebut ternyata dibuat Artika Sari Devi karena terinspirasi dengan anak bungsunya, Dayana Zoelie Ibrahim (Zoe).

Dilansir Sripoku.com dari Grid.id, Artika Sari Devi mengungkapkan bahwa dirinya pernah dipanggil ke sekolah karena ternyata Zoe mengalami terlambat berbicara.

"Saya pernah dipanggil ke sekolah dan dibilang kalo Zoe itu agak berbeda dengan teman-temannya, 'tolong coba ibu ke psikolog bawa ada apa dengan Zoe , kenapa dia terlambat berbicara, kemudian kenapa dia tidak speech ambil yang di kelasnya' gitu.

Itu lumayan terpukul saya.

Saya dan suami saya selama ini menyangka bahwa Zoe adalah anak yang tidak punya masalah gitu kan," ungkap Artika Sari Devi kepada Grid.ID saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (19/7/2018).

Artika Sari Devi merasa sangat sedih, padahal dirinya dan suami mengaku telah merasa memberikan banyak waktu khusus untuk anak-anaknya.

"Mungkin ada bahasa gangguan eskpresi yang kita juga sampe sekarang nggak tahu sebenernya dari mana gitu ya.

Itu yang juga saya sedihnya, rasanya kami sudah memberikan waktu yang sangat cukup.

Bahkan waktu kami lebih banyak untuk anak," ungkap Artika Sari Devi.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved