Hal - hal Ini Buat Menwa Lekat dengan Kesan Militeristik
Tahapan permulaan alias pra pendidikan dasar (pradiksar) misalnya. Agendanya diisi dengan berbagai materi latihan ala militer.
Penulis: Ishak | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ishak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Nuansa kemiliteran tampaknya memang cukup lekat dengan Resimen Mahasiswa (Menwa). Termasuk Menwa Mahapura Satuan 601 Universitas Tanjungpura (Untan)
“Rekrutmen UKM kami hampir mirip seperti militer. Dengan porsi 50 persen militer, dan 50 persen seperti perkuliahan biasa,” ungkap Plt Ketua Umum (Komandan) Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahapura Satuan 601 Universitas Tanjungpura (Untan) Suwiro Mardiono (22), Kamis (28/06/2018).
Baca: Menwa, Garda Depan Pembentuk Semangat Nasionalisme Mahasiswa
Baca: Anggota Polsek bersama BKO Kawal Kotak Suara Ke PPK
Baca: Ini Nama-Nama Skuat Persipon yang dipersiapkan Untuk Piala Indonesia
Ada beberapa tahapan yang umumnya harus dilalui setiap anggota atau calon anggota Menwa. Nuansa disiplin dan ketegasan ala militer, memang tak pernah hilang pada tiap-tiap tahapan
Tahapan permulaan alias pra pendidikan dasar (pradiksar) misalnya. Agendanya diisi dengan berbagai materi latihan ala militer.
Pengenalan teknik baris berbaris, keorganisasian, dasar bela negara dan sebagainya. Pada beberapa kesempatan termasuk juga latihan dasar-dasar skill beladiri.
Lalu berlanjut ke pendidikan dasar. Pada tahapan ini, katanya, intensitasnya akan jauh lebih kentara sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
“Tahapan diksar materinya sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan pradiksar. Hanya saja intensitasnya lebih tinggi, dan seringnya dibimbing langsung oleh kalangan militer, dan sesuai standar-standar kemiliteran,” lanjutnya.
Lalu setelah itu, calon anggota yang lolos pendidikan akan lewati prosesi pembaretan.
“Setelah itu, akan langsung tercatat sebagai anggota,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/suwiro-mardiono_20180628_124625.jpg)