Pilkada Serentak
Pengamat: Masyarakat Kalbar Sangat Dewasa dalam Berdemokrasi
Para elit, khususnya kontestan Pilkada saya fikir seharusnya juga menyikapi hasil Pilkada ini dengan dewasa.
Penulis: Ishak | Editor: Rizky Zulham
Karena bukan tidak mungkin langkah itu bisa berdampak buruk di masyarakat. Walaupun sebenarnya klaim-klaim seperti itu sah-sah saja sebagai bagian strategi politik.
KPU saya fikir sejauh ini sudah bekerja sangat baik, tahapan demi tahapan pelaksanaannya. Hanya saja sedikit catatan untuk Panwas yang mungkin memang mengalami kendala karena banyak hal.
Bisa saja karena keterbasan personel untuk menjangkau seluruh wilayah pelaksanaan pemungutan suara yang sangat luas. Juga sarana dan prasarana pendukung serta pendanaan, agar bisa bekerja dengan profesional dan mengedepankan netralitas.
Ke depan, saya fikir Panwas ada baiknya menyertakan stakeholder. Apalagi sebaran wilayah Kalbar yang sangat luas, dengan ribuan titik TPS.
Jadi, Panwas harus memiliki partner untuk mengawasi jalannya pemilihan. Sebab itu juga satu dari kunci sukses pesta demokrasi ini agar jurdil bisa dikedepankan.
Di samping itu, setiap pelanggaran juga harus cepat di proses. Jangan sampai bekerja secara tidak profesional.
Kita mesti bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa, pelaksanaan Pilkada di Kalbar sejauh ini berjalan aman dan lancar. Butuh dukungan dari instansi terkait baik kepolisian, TNI, maupun stakeholder lainnya agar pasca pencoblosan ini kondusifitas bisa dijaga sampai semua prosesnya tuntas.
Demokrasi prosedural perlu dilaksanakan. Percayakan sepenuhnya semua prosesnya kepada penyelenggara.
Permasalah apapun yang ada di lapangan, dimusyawarahkan. Jika musyawarah mufakat tidak berjalan, ikuti aturan main yang sudah disediakan.
Tuntaskan semua permasalahan lewat jalur-jalur semestinya. Baik lewat lembaga seperti Bawaslu, Mahkamah Konstitusi, dan sebagainya. Jalur-jalur yang sudah ada dalam regulasi.
Setiap kontestasi apapun, pasti ada pihak yang memang dan kalah. Perlu diperhatikan masing-masing pasangan calon agar bisa bersikap dewasa.
Bagaimana kemenangan tidak direspon dengan euforia berlebihan. Demikian juga dengan pihak yang kalah, bahwa harus siap menerima kekalahan dengan jiwa lapang dan terbuka.
Perlu di ingat, bahwa Pilkada ini pemenangnya bukan satu di antara pasangan calon. Tapi Pilkada ini adalah kemenangan masyarakat secara keseluruhan di Kalbar.
Jadi, perlu pemahaman bahwa apapun hasil Pilkada, maka ini adalah kemenangan rakyat Kalbar secara keseluruhan. Tidak boleh dibedakan berdasarkan apapun, apalagi suku ras dan agama.
Para kontestan pun memang sudah semestinya memiliki komitmen bersama. Bahwa semua pihak harus siap menang dan sekaligus juga siap kalah.