Pilgub Kalbar
Ruhermansyah: Singkawang Bukan Daerah Rawan Pemilu
Semua daerah katanya, tentu memiliki tingkat kerawanan. Untuk Kota Singkawang tidak masuk dalam kategori sangat rawan.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Ketua Bawaslu Kalimantan Barat (Kalbar), Ruhermansyah mengatakan, Bawaslu sudah merilis indeks kerawanan pemilu untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bersamaan dengan pemilihan bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota.
Secara nasional Kalbar menempati kerawanan tinggi ketiga setelah Papua dan Maluku.
Namun, setelah mengawasi, mudah-mudahan apa yang dipetakan tersebut dapat dibalik.
(Baca: Ini Cara Pemkot Pontianak Cegah Kenakalan Remaja dan Hindari Kekerasan Terhadap Anak )
"Daerah yang rawan tinggi tiga menjadi tidak rawan," katanya, Senin (11/6/2018).
Semua daerah katanya, tentu memiliki tingkat kerawanan. Untuk Kota Singkawang tidak masuk dalam kategori sangat rawan. "Di sini artinya daerah yang tidak rawan," tuturnya.
(Baca: Gerakan Subuh Berjamaah, Personel Polres Sambangi Masjid Jami Keraton Ismahayana Landak )
Kabupaten Kubu Raya yang dikategorikan rawan sedang. Namun setelah dilaksanakan penyegaran pegawasan, mudah-mudahan apa yang dipetakan tadi, tidak benar adanya.
Kenapa dipetakan demikian, ini adalah upaya untuk melakukan pencegahan.
Dengan adanya barometer itu, Bawaslu senantiasa aktif dan berupaya dengan optimal melakukan pencegahan agar indeks yang tadinya naik menjadi turun, bahkan tidak terjadi apa yang dikhawatirkan.
'Indeks kerawanan pemilu ini sifatnya dinamis. Artinya bisa berubah setiap waktu," ucapnya. (doi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ruhermansyah_20180325_173326.jpg)