Nikmatnya Kwe Cap di Pasar Turi Singkawang
Tekstur kwetiaunya lebih lembek dibanding kwetiau pada umumnya karena proses perebusan yang lama.
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kwe cap merupakan satu di antara makanan khas masyarakat Tionghoa di Kalimantan Barat (Kalbar).
Di Kota Singkawang, Anda dapat menjumpainya di kawasan Pasar Turi.
Terdapat satu Rumah Toko (Ruko) yang menyediakan kwe cap.
Harganya cukup terjangkau.
Kwe cap adalah potongan kwetiau atau mie lebar yang terbuat dari tepung beras.
Baca: Resep Kwetiau Belacan - Kurang Dari 30 Menit, Hidangan Lezat ini Bisa Disantap
Lalu disiram kuah dari kaldu tulang babi dan minyak babi. Ditambah lembaran kulit babi goreng kering yang sudah direbus dan bawang putih goreng.
Tekstur kwetiaunya lebih lembek dibanding kwetiau pada umumnya karena proses perebusan yang lama. Ada pula beberapa yang hancur saat disantap.
Ketika diaduk, kuah akan sedikit mengental dan berwarna keruh keputihan. Bisa juga disantap dengan tambahan bakso tahu.
Rasanya enak kala disantap selagi panas. Tribun sendiri sering menambahkan kecap ikan, sambal dan lada ke dalam kuahnya.
Rasanya menjadi asin dan pedas. Menyantapnya pun sambil keringatan karena panas dan pedas.
Terbayang kan kelezatannya?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/kwe-cap_20180609_155925.jpg)