Ini Jumlah Pos Yang Dibangun Polres Sambas Saat Operasi Ketupat Kapuas 2018

Kabag Ops Polres Sambas, Kompol Ayin Nurrohman mengungkapkan, Operasi Ketupat Kapuas 2018 melibatkan unsur Polri, TNI serta stakeholder

Tayang:
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Kabag Ops Polres Sambas, Kompol Ayin Nurrohman mengikuti apel gelar pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2018, di Mako Polres Sambas, Rabu (6/6/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabag Ops Polres Sambas, Kompol Ayin Nurrohman mengungkapkan, Operasi Ketupat Kapuas 2018 melibatkan unsur Polri, TNI serta stakeholder terkait di Kabupaten Sambas.

"Kami khususnya Polri melaksanakan operasi. Jika tahun lalu namanya Operasi Rahmadnia, tahun ini sudah berubah menjadi Operasi Ketupat Kapuas 2018," ungkapnya usai Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Kapuas 2018, Rabu (6/6/2018).

Pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2018 ini, Polres Sambas mempersiapkan berbagai hal, dalam rangka pengamanan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Sambas dalam menyelenggarakan dan memeriahkan lebaran, khususnya saat mudik jelang lebaran dan arus balik.

Baca: Ketua Panwaslu Kubu Raya Siap Ikut Tes Lagi

"Ini kan terkait lalu lintas juga nantinya. Jumlah personel gabungan 280 personel Polri, TNI dan stakeholder terkait. Yang tersebar di wilayah Kabupaten Sambas, khususnya di Polres Sambas dan Polsek jajaran," jelasnya.

Untuk tempat yang akan menjadi wadah pelaksanaan Operasi Ketupat Kapuas 2018 ini. Masing-masing Polsek jajaran pihaknya persiapkan sebanyak 15 Pos Pengamanan.

"15 Pos Pengamanan, jadi memang beberapa waktu yang lalu hanya 3 pos. Namun atas petunjuk pimpinan, kami tambah. Jadi kami buat kesimpulan bahwa seyogyanya masyarakat Kabupaten Sambas ini adalah mayoritas merayakan Hari Raya Idul Fitri. Sehingga kami buat masing-masing kecamatan ini satu Pos Pengamanan, jadi jumlahnya 15 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan dan 1 Pos Terpadu," paparnya.

Pos Pelayanan, nantinya disamping memberikan pengamanan namun juga akan melayani. Sehingga tentunya ini nantinya disesuaikan dengan tempatnya.

"Karena Pos Pelayanan ini nantinya di Terminal Sambas. Di situ juga akan kami siapkan Rest Area," terang Kompol Ayin.

Rest Area disediakan, karena diperkirakan ada warga Kabupaten Sambas yang sedang perjalanan mudik dari luar kota, hendak menuju kampung halamannya di Kabupaten Sambas.

"Mungkin ada warga Sambas yang sedang mudik, perjalanan dari luar Kabupaten Sambas. Mungkin dari Kalteng, Kalsel atau pun dari Pontianak dan Kabupaten lain di Kalbar. Saat dalam perjalanan bisa memanfaatkan ruang istirahat di Rest Area," jelasnya.

Kabag Ops menegaskan, Pos Pengamanan di kawasan jalur Pantai Utara (Pantura), tidak menutup kemungkinan akan disiapkan Rest Area.

Baca: Perusahaan Tak Berikan THR Satu Bulan Gaji: Sangat Tak Manusiawi

"Kemudian Pos Terpadu kami tempatkan di Kecamatan Sajingan Besar," ujarnya.

Dibangunnya Pos Terpadu di kecamatan tersebut, menurut Kabag Ops karena unsur dinas terkait lebih lengkap keterlibatannya.

"Sebenarnya di Pos Pelayanan sudah ada dinas terkait. Namun di Pos Terpadu Sajingan Besar lebih lengkap lagi, karena unsur terkait menyangkut perbatasan. Mulai dari Imigrasi, Bea Cukai dan dinas atau instansi yang keberadaannya memang ada di perbatasan," urainya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved