Daniel Johan Apresiasi Kebijakan Menteri Pertanian, Tenangkan Petani!

Daniel Johan mengatakan, keputusan untuk membatalkan pemangkasan anggaran program hortikultura oleh Kementan RI

Daniel Johan Apresiasi Kebijakan Menteri Pertanian, Tenangkan Petani!
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Anggota DPRRI Dapil Kalbar, Daniel Johan. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS -Dikonfirmasi terpisah, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dapil Kalbar, Daniel Johan mengatakan, keputusan untuk membatalkan pemangkasan anggaran program hortikultura oleh Kementan RI tersebut, telah menenangkan hati petani di Kabupaten Sambas.

"Kita semua bersyukur, karena nasib begitu banyak petani jeruk Sambas dan pekerja lainnya yang terlibat, akhirnya terselamatkan dengan pembatalan pemangkasan tersebut," ujarnya, Selasa (5/6/2018).

Oleh karena itu, Daniel Johan menyampaikan terima kasihnya kepada Menteri Pertanian, yang telah mau mendengarkan keinginan para petani jeruk Kabupaten Sambas.

"Terima kasih kepada Mentan, yang mau memahami suara para petani, setelah saya telpon langsung, sehingga Mentan bisa berbicara dan mendengar langsung harapan para petani jeruk Sambas," jelasnya.

Baca: Gaji Belum Dibayar, Pemain Sriwijaya FC Dua Kali Mangkir Latihan

Tak kurang dari 20 ribu warga Kabupaten Sambas, menggantungkan hidup dalam pengelolaan komoditas pertanian jeruk siam.

Lebih dari 6000 petani jeruk, serta lebih dari 500 pekerja pembibitan, dan 10 ribuan buruh tani, penangkar buah jeruk, buruh angkut, pembuat peti jeruk, hingga pekerja angkutan menggantungkan hidupnya dalam mata rantai pengelolaan jeruk siam.

Sebelumnya diberitakan, kementerian Pertanian Republik Indonesia membatalkan pemangkasan anggaran program hortikultura.

Sehingga kebijakan ini, akan memberikan dampak terhadap lebih dari 20 ribu warga Kabupaten Sambas.

Baca: Usai Sidang Ke-13, Terdakwa Yekti Menangis Kecewa 

Sebelumnya, Kementerian Pertanian RI sempat merencanakan hendak memangkas program hortikultura Nasional sebanyak 75 persen.

Halaman
12
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved