Pemkab Sambas Gelar Pasar Murah Karena Ada Lonjakan Harga Kebutuhan Pokok
Nisa mengungkapkan, jumlah kupon yang dibagikan pihaknya saat Pasar Murah di Sambas tersebut, mencapai 1.800 kupon.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabid Perdagangan Diskumindag Sambas, Nisa Azwarita mengungkapkan pihaknya memang melibatkan berbagai pihak terkait, seperti satu di antaranya Bulog.
"Kami mengajak pihak ketiga seperti Bulog, kalau Bulog kan mereka punya kegiatan menstabilkan harga. Mereka hadir dengan ada menjual daging kerbau beku seharga Rp 80 ribu perkilo, kemudian ada juga minyak goreng, gula dan beras juga mereka sediakan," ungkapnya.
Baca: Ini Cara Pemkab Sambas Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok di Masyarakat
Baca: Penerimaan CPNS - Kuota Capai Puluhan-Ratusan Ribu! Ini Info Lengkap dan Alur Pendaftaran
Sedangkan Toko Tani Indonesia, menyediakan beras lokal dengan harga murah seharga Rp 8.800 per kilo.
"Kemudian ada juga Indomaret dan Alfamart ya, kami minta kepedulian mereka, karena mereka banyak membuka titik cabang di Kabupaten Sambas. Kami minta kepedulian mereka untuk masyarakat Kabupaten Sambas. Kemarin sewaktu di Jawai mereka semua juga ikut," jelasnya.
Baca: Penuhi Kebutuhan Masyarakat Jelang Lebaran, Diskumindag Sambas Bagikan 1.800 Kupon di Pasar Murah
Baca: Warga Antusias Antri Beli Sembako di Pasar Murah Yang Digelar Pemkab Sambas
Digelarnya Pasar Murah tersebut oleh pihaknya, lantaran telah melihat situasi lonjakan harga sejumlah barang kebutuhan pokok.
"Sangat melonjak seperti daging ayam dan telur. Telur sekarang harganya ada yang Rp 25 ribu per kilo dan ada yang Rp 26 ribu per kilo. Jadi dengan disini kami adakan pasar murah, harga di sini kami subsidi, jadi sekilonya telur itu disubsidi sekitar Rp 4 ribu sampai Rp 5 ribu per kilo," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, Nisa Azwarita mengungkapkan, kegiatan Pasar Murah yang digelar pihaknya di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).
Merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang sudah digelar di Jawai.
"Kemarin kami juga sudah menggelar Pasar Murah di Jawai, sebanyak 5 ton di Jawai. Kalau di Sambas ini kami bagi, jadi tanggal 4 Juni 2018 nanti juga akan ada di Sajad. Kami bagi, sehingga jumlah semuanya ada 25 ton. Kemudian yang di sini kami juga menggandeng pihak ketiga, ada Bulog, ada Indomaret, Alfamart, Unilever dan Toko Tani Indonesia dari Dinas Pertanian," ungkapnya, Rabu (30/5/2018).
Pasar Murah yang digelar tersebut menurutnya dalam rangka memenuhi ketersediaan bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat, terutama jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H.
"Karena seperti yang kita ketahui, masyarakat Kabupaten Sambas itu kalau sudah telur, mereka sangat membutuhkan. Karena permintaannya itu setiap dua pekan menjelang lebaran itu permintaannya naik 400 persen. Jadi kami sediakan telur, supaya begitu digelar Pasar Murah, harganya tidak naik di pasaran," jelasnya.
Nisa mengungkapkan, jumlah kupon yang dibagikan pihaknya saat Pasar Murah di Sambas tersebut, mencapai 1.800 kupon.
"Jadi bisa dibayangkan sebanyak itu, kupon sudah habis sejak awal dimulai tadi. Mudah-mudahan 1.800 kupon ini mencukupi. Harapan kami kupon ini didapatkan 1.800 kepala keluarga. Ini di Sambas, kalau di Jawai kemarin kami bagikan 5 ton itu, nanti di Sajad lagi," terangnya.
Pihaknya distribusi bahan pokok saat Pasar Murah tersebut merata diperoleh oleh masyarakat di Kabupaten Sambas. Khususnya di 3 kecamatan yang menjadi tempat digelarnya Pasar Murah.
"Insya Allah ya, mudah-mudahan. Karena kalau tahun kemarin kami hanya melaksanakan Pasar Murah di Sambas. Kalau dua tahun yang lalu kami pernah mengadakan di Teluk Keramat, Tebas dan Pemangkat, jadi gantianlah setiap tahun," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, warga masyarakat Sambas antusias mengantri untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah yang digelar Pemkab Sambas di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).
Sebanyak 1.800 kupon disiapkan Pemkab Sambas, sehingga antrian panjang warga tampak membludak di sejumlah stan sembako yang disiapkan.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Sambas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemda Kabupaten Sambas melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas melaksanakan Pasar Murah.
Pasar Murah ini menjual telur dengan harga satu piring berisi 30 butir telur seharga Rp 38 ribu, dan satu orang maksimal 3 piring.
Dalam pasar murah ini, juga ikut berpartisipasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Bulog, Alfamart, Indomaret dan Unilever.
Personel Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Sambas tampak memberikan pengamanan berlangsungnya Pasar Murah ini.
Warga Antusias Antri Beli Sembako di Pasar Murah Yang Digelar Pemkab Sambas

Warga masyarakat Sambas antusias mengantri untuk membeli sejumlah kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah yang digelar Pemkab Sambas di halaman Masjid Agung Babul Jannah, Sambas, Rabu (30/5/2018).
Sebanyak 1.800 kupon disiapkan Pemkab Sambas, sehingga antrian panjang warga tampak membludak di sejumlah stan sembako yang disiapkan.
Dalam rangka memenuhi kebutuhan pokok masyarakat Kabupaten Sambas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pemda Kabupaten Sambas melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sambas melaksanakan Pasar Murah.
Pasar Murah ini menjual telur dengan harga satu piring berisi 30 butir telur seharga Rp 38 ribu, dan satu orang maksimal 3 piring.
Dalam pasar murah ini, juga ikut berpartisipasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sambas, Bulog, Alfamart, Indomaret dan Unilever.
Personel Polri, TNI dan Satpol PP Kabupaten Sambas tampak memberikan pengamanan berlangsungnya Pasar Murah ini.