Citizen Reporter
Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Katolik Santo Marius Stasi Tekalong
Diawali dengan penyambutan dan upacara adat Dayak Suku Suruk, masyarakat sangat antusias untuk bersama dalam kegiatan ini.
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rizky Zulham
Citizen Reporter
Vincesius Efifanius Tungai
Warga di Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bertempat di Stasi Tekalong, Desa Tekalong, Kecamatan Mentebah, Kabupaten Kapuas Hulu, ribuan umat Katolik berkumpul bersama untuk ikut dalam agenda kegiatan Peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Santo Marius Stasi Tekalong, Rabu, (30/05/2018)
Kegiatan Pemberkatan dan peletakan batu pertama Gereja ini dilakukan oleh Mgr. Samuel Oton Sidin OFM. Cap, Uskup Sintang.
Didampingi oleh Dewan Pastoral Paroki Peniung Bunut, sekitar pukul 10.00 WIB kegiatan ini dimulai dan berlangsung lancar.
Baca: Dewan Ajak Pemkab Sintang Tingkatkan Kinerja untuk Pertahankan Opini WTP
Diawali dengan penyambutan dan upacara adat Dayak Suku Suruk, masyarakat sangat antusias untuk bersama dalam kegiatan ini.
Setelah dilakukan acara adat, kemudian Mgr. Samuel Oton Sidin OFM, Cap memberikan berkat kepada umat Stasi Tekalong dengan memerciki air kudus kepada semua umat yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Pemerintah Kecamatan Mentebah, Pemerintahan Kecamatan Kalis, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero, SH, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat M. Kebing L, Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, Mantan Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis, MH yang juga selaku Presiden Majelis Adat Dayak Nasional beserta rombongan lainnnya.
Mgr. Samuel Oton Sidin OFM. Cap didampingi oleh DPP Peniung Bunut, dan juga Pastor Paroki Peniung Bunut beserta Frater dan umat melakuan pawai bersama dari Paroki Nanga Kalis hingga menuju lokasi peletakan batu pertama pembangunan gereja.
Dalam sambutannya, Uskup Sintang menyampaikan dukungungannya kepada umat Stasi Tekalong, agar terus semangat mengusahakan dan mengembangkan kegiatan menggereja dan membangun gereja baik secara fisik, maupun secara spiritual dan semangat rohani.
"Sebagai umat Katolik, kita semua harus mampu menunjukan semangat tinggi dan cinta kasih kepada semua umat yang ada," katanya.
Uskup juga memberikan ucapan terima kasih kepada semua umat yang ikut dalam memberikan dukungan dan sumbangan bagi pembangunan gereja ini.
"Semoga umat selalu bersemangat dalam membangun gereja ini," tutupnya.
Wakil Bupati Kapuas Hulu juga memberikan dukungan dalam sambutanya kepada umat Stasi Tekalong, beliau mengatakan harus ada semangat yang mendasar dan saling kompak dalam membangun gereja baik secara fisik maupun Gereja dalam artiannya umat itu sendiri.
"Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu juga akan siap membantu dan mendukung pembangunan ini dan harus didiskusikan secara matang dan dengan baik adanya, ujarnyam
Dalam kesempatan yang sama, Drs. Cornelis MH juga memberikan sambutannya agar masyarakat dan umat di Tekalong harus terus mampu menjadi komunitas umat Katolik yang cerdas dan menjadi umat Katolik yang militant.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bertempat-di-stasi-tekalong-desa-tekalong-kecamatan-mentebah_20180531_122119.jpg)