Pilgub Kalbar
Firman Muntaco: Lawan dan Tolak Intimidasi dan Money Politics
Mantan Bupati Melawi periode 2010-2015 ini juga menjelaskan intimidasi tidak boleh dibiarkan merajalela.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tokoh Melayu Kalimantan Barat, Firman Muntaco, mengajak masyarakat menolak dan melawan intimidasi (ancaman) serta money politics (politik uang) menjelang Pilkada Kalimantan Barat.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pemuda Melayu Kalimantan Barat ini menjelaskan dampak buruk yang terjadi akibat dibiarkannya intimidasi yang marak menjelang Pilkada Kalbar.
"Saya punya pengalaman 10 tahun di Pilkada Kalbar, banyak kegiatan-kegiatan yang sifatnya intimidasi, sehingga banyak orang yang tidak mampu menyalurkan hak suaranya sesuai hati nuraninya. Ini sangat melanggar Hak dari masyarakat Kalbar sendiri," jelas Firman Muntaco seperti rilis tertulis yang dikirim Media Center Midji-Norsan kepada Tribunpontianak.co.id, Rabu (30/5/2018).
Baca: Relawan Sahabat Hati Siap Kawal Suara Midji-Norsan di Kapuas Hulu
Baca: Mantan Bupati Melawi Firman Muntaco: Kita Bersatu Menangkan Midji-Norsan
Mantan Bupati Melawi periode 2010-2015 ini juga menjelaskan intimidasi tidak boleh dibiarkan merajalela.
Sebagai masyarakat Kalbar, sudah menjadi kewajiban untuk melawan bentuk intimidasi.
"Lawan segala intimidasi, dan jangan takut. Masyarakat Kalbar harus bersatu. Saya harap aparat juga harus tegas, untuk menindak bentuk intimidasi yang ada dimasyarakat Kalbar," tegasnya.
Selain Intimidasi, hal lainnya yang harus dicegah adalah money politics.
Menurut Firman Muntaco, politik uang dapat menghancurkan nyawa demokrasi di Kalimantan Barat.
"Tidak hanya intimidasi, politik uang juga harus kita tolak. Kita sudah menggadaikan hak kita, dengan beberapa lembar uang. Ini juga menghancurkan demokrasi kita," jelasnya.
Selain itu, Firman Muntaco selaku Tokoh Kalbar juga mengatakan bahwa masyarakat Kalbar harus mempunyai prinsip tegas dalam menolak politik uang.
Baca: Ria Norsan Didaulat Jadi Bapak Otomotif Kalbar
Baca: Mantan Wawako Singkawang, Abdul Muthalib Ajak Menangkan Midji-Norsan
"Dulu ada istilah, ambil uangnya, tolak orangnya. Saya harap sudah tegas semua masyarakat. Harus ditolak dengan tegas bentuk politik uang seperti itu. Prinsip ini yang harusnya kita pegang, Sehingga kita kedepan kita mempunyai pemimpin yang berkualitas dan kita juga jadi pemilih yang cerdas dan berkualitas," jelasnya.
Menjelang Pilkada yang kurang dari sebulan lagi, Firman Muntaco mengajak masyarakat Kalbar untuk bangkit melawan dan menolak intimidasi serta politik uang.
Menurutnya, masyarakat harus memilih pemimpin berdasarkan bukti kinerjanya dan prestasinya.
"Mulai sekarang, bangkitlah kita. Mulai sekarang lawan intimidasi dan jauhkan juga politik uang. Pada 27 Juni 2018, Pilihlah pemimpin dengan berdasarkan prinsip hidup masyarakat semua. Dan saya yakin, masyarakat Kalbar merindukan pemimpin yang berprestasi dan terbukti kinerjanya," jelasnya.
Sebelumnya, Firman Muntaco di Kampung Tengah, Kabupaten Mempawah, mendeklarasikan Pemuda Melayu siap memenangkan Pasangan Midji-Norsan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ketua-dewan-pimpinan-pusat-dpp-pemuda-melayu-kalimantam-barat-firman-muntaco_20180506_223226.jpg)