Uskup Mgr Yulius Mencucini : Gereja Jangan Dibuat Stress
Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini, CP yang turut meresmikan gereja di Desa Timpuk meminta agar umat katolik
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Uskup Keuskupan Sanggau Mgr Yulius Mencucini, CP yang turut meresmikan gereja di Desa Timpuk meminta agar umat katolik di stasi Tunggang untuk rajin datang dan berdoa di gereja setiap saat.
Uskup juga memberikan apresiasi kepada umat di stasi Tunggang karena sudah berhasil membangun gedung gereja yang megah, hal ini mencerminkan iman umat di Stasi Tunggang akan tuhan sudah semakin baik dan berkembang.
“Gereja ini melambangkan bukti umat mencintai dan dekat dengan tuhan, bukti kebaktian umat kepada Tuhan, bukti perutusan umat kepada Tuhan," ujarnya.
Baca: Bupati Rupinus : Pemerintah Terus Mendukung Perkembangan Rohani di Sekadau
“Apa guna mendririkan gereja yang sudah megah kalau tidak digunakan untuk sembayang. Umat mendirikan gereja ini bukti umat mencintai Tuhan, untuk itu saya minta gereja ini harus diisi dengan kegiatan-kegiatan rohani, bila mana ada masalah, ajak umat berdoa di gereja,” pesan Uskup.
Uskup juga berpesan kepada Umat Katolik Stasi Tunggang agar gereja yang sudah diresmikan dan diberkati ini jangan dibuat stres.
"Gereja jangan dibuat setres, gunakan gereja yang sudah megah ini untuk ibadah pada hari minggu dan hari lainnya. Karena gereja adalah bukti dan tanda cinta umat kepada Tuhan,” pesan uskup asal Italia ini.
Untuk diketahui Gereja Santa Gemma Stasi Tunggang ini adalah gereja ke-11 yang diresmikan oleh Uskup Keuskupan Sanggau Mgr. Yulius Mencucini, CP per Mei 2017 di wilayah keuskupan Sanggau (Kabupaten Sekadau dan Kabupaten Sanggau).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peresmian_20180528_100945.jpg)