Penemuan Mayat

Bocah 12 Tahun Temukan Mayat Pria Mengapung di Dermaga Gang Kayu Manis Pontianak

Mayatnya ditemukan anak perempuan dari Gang Duku Baru, saat itu dia mau nyuci muka atau sikat gigi...

Bocah 12 Tahun Temukan Mayat Pria Mengapung di Dermaga Gang Kayu Manis Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Tim Basarnas mengevakuasi jenazah pria tak dikenal yang ditemukan tersangkut di kapal yang bersandar di Dermaga Gang Kayu Manis, Jalan Komyos Soedarso, Jumat (25/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Memasuki hari puasa ke sembilan, warga Gang Kayu Manis dihebohkan bukan kepalang dengan sesosok mayat mengapung tersangkut di antara dua kapal yang tengah bersandar di darmaga, Gang Kayu Manis, Jalan Komyos Soedarso (25/5/2018).

Mayat yang sudah membengkak dan menimbulkan aroma tak sedap ini sontak menggegerkan warga setempat dan mengundang rasa penasaran warga untuk melihatnya dengan rasa hati penuh was-was.

Walaupun aroma tak sedap menyeruak tak menghentikan rasa penasaran warga yang ingin melihat dari dekat jenazah tersebut, selain bermaksud mengenali juga ada rasa penasaran yang harus mengalahkan bau dan rasa takut mereka.

Baca: Warga Gang Kayu Manis II Dihebohkan Dengan Penemuan Mayat

Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat, Seni Bujang (58) menuturkan jika penemuan mayat tersebut sekitar pukul 60.00 WIB. Mayat ditemukan seorang anak perempuan yang berumur sekitar 12 tahun .

"Mayatnya ditemukan anak perempuan dari Gang Duku Baru, saat itu dia mau nyuci muka atau sikat gigi lalu melihat mayat itu tersangkut diantara dua kapal," ucap Seni Bujang saat diwawancarai di lokasi penemuan mayat, Jumat (25/5/2018).

Seni Bujang menambahkan setelah melihat ada mayat seseorang lantas anak tersebut mengabari warga sekitar, dan ia sendiri dikabari sekitar 23 menit setelah penemuan pertama atau sekitar 06.23 WIB.

Warga yang heboh dengan adanya mayat mengapung di dekat permukiman tersebut lalu melaporkan pada pihak berwajib untuk melakukan evakuasi.

Setelah dilihat oleh warga sekitar, tak satupun yang mengenali mayat yang sudah membengkak tersebut.

"Ini bukan warga sini, satupun nda ade orang yang kenal," ucap Seni Bujang.

Setelah dilakukan evakuasi dan mayat dibawa oleh Tim Basarnas dan Polisi Perairan ke RSUD Soedarso untuk dilakukan visum.

Pihak kepolisian sebelumnya sudah mendapatkan laporan terkait adanya awak sebuah kapal yang terjatuh saat akan bersandar di Dermaga Karantina Ternak.

Belakangan diketahui jika korban atas nama bernama Herman Syach (36) yang merupakan awak kapal KLM Keluarga Makmur Jaya.

Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved