Lepas Tukik, Bupati Minta Warga Tak Konsumsi dan Jual Telur Penyu
Dia mengingatkan kepada para nelayan untuk tidak menangkap penyu kemudian dikomersilkan.
Penulis: Faiz Iqbal Maulid | Editor: Madrosid
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Bupati Kayong Utara, Hildi Hamid melepas tukik di Pantai Pulau Bentangor, Desa Padang, Kecamatan Kepulauan Karimata, Senin (21/5/2018).
Dia mengatakan, pelepasan tukik ini adalah salah satu bentuk kepeduliannya terhadap lingkungan hidup.
“Kita ingin ada kesadaran di masyarakat, penyu itu dilindungi negara ini, karena hewan langka ini sudah mulai punah,” katanya dalam siaran pers yang diterima Tribun dari Humas Pemkab Kayong Utara.
Baca: Tidak Ada Anak Putus Sekolah, Hildi Sebut Program Pendidikan Gratisnya Berhasil
Dia mengingatkan kepada para nelayan untuk tidak menangkap penyu kemudian dikomersilkan.
Sebab, satwa dilindungi ini dikhawatirkan akan punah apabila tidak dijaga.
"Keberadaan penyu dari tahun ke tahun semakin berkurang akibat penangkapan berlebihan untuk diperdagangkan," ujarnya.
Dia berharap tukik-tukik yang dilepas ini kelak dapat berkembang biak di sekitar pantai sehingga dapat menjadi objek wisata baru di wilayah setempat.
"Jadi warga jangan lagi mengonsumsi telur penyu apalagi untuk diperdagangkan," ingatnya.
Dia juga meminta bupati selanjutnya dapat terus berupaya menjaga keberlangsungan hidup penyu di Kabupaten Kayong Utara.