Pertamina: Pertalite Naik Rp 350 per Liter Adalah Hoaks

Menurut Adiatma, hingga saat ini Pertamina belum berencana untuk melakukan perubahan harga BBM non subsidi.

Editor: Didit Widodo
tribunews
Senin, 21 Mei 2018 23:44 Pertamina: Pertalite Naik Rp 350 per Liter Adalah Hoaks TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN) Petugas memeriksa nosel dan selang Pertalite RON 90 sebelum peluncuran, di SPBU Coco, Jalan Abdul Muis, Jakarta Pusat, Rabu (22/7/2015). PT Pertamina (Persero) akan menjual produk bensin baru yakni Pertalite RON 90 pertama kali pada Jumat (24/7/2015) di Jakarta, Bandung, dan Surabaya. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) langsung membantah kabar yang beredar terkait kenaikan harga Pertalite, Senin (21/5/2018) hari ini .

Dari isu yang beredar, Pertamina disebut-sebut telah menaikan harga Pertalite sebesar Rp 350 per liter.

Namun Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito menyebut berita terkait kenaikan harga Pertalite sebesar Rp 350/liter adalah hoaks.

"Tidak benar itu yang soal Pertalite, hoaks," tegas Adiatma seperti dilansir TRIBUNBATAM.id dari KONTAN.

Adiatma bahkan menyebut Pertamina telah melaporkan situs berita yang menyebarkan berita bohong terkait kenaikan harga Pertalite tersebut.

"Jadi kami laporan website hoaks itu ke situs khusus untuk melapor berita hoaks," kata Adiatma.

Menurut Adiatma, hingga saat ini Pertamina belum berencana untuk melakukan perubahan harga BBM non subsidi.

Jika Pertamina berencana untuk menaikan harga BBM non subsidi, maka Pertamina masih harus meminta restu Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terlebih dahulu sebelum mengubah harga BBM.

"Sekarang belum. Pastinya (perubahan harga) ke pemerintah dulu," ujar Adiatma.

Baca: Survei Terbaru: Elektabiltas Prabowo Mulai Naik Usai Terima Mandat Capres dari Gerindra

Baca: BOCORAN! Beberapa Karakter yang Mati di Infinity War Ternyata Masih Hidup di Avengers 4

Baca: Tragis. Kungfu Master Jet Li Kini harus hidup dengan Konsumsi Banyak Obat

Sebelumnya Pertamina juga menegaskan masih melakukan konsultasi dengan pemerintah terkait perubahan harga BBM non subsidi, terutama setelah harga minyak terus merangkak naik dan kurs rupiah terhadap dolar Amerika terus melemah.

"Kami BUMN, sepenuhnya milik negara. Kami konsultasikan dengan pemerintah kapan siapnya masyarakat siap terima perubahan harga yang akan dihitung dan ditetapkan pemerintah baik non-subsidi dan subsidi," jelas Direktur Logistik, Supply Chain dan Infrastruktur Pertamina Gandhi Sriwidodo dalam konferensi pers, Rabu (16/5/2018) lalu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved