Perekaman KTP-El di Kalbar Masih Rendah, PJ Gubernur Tegaskan Pentingnya Peningkatan Administrasi

Ia tidak menampik angka perekaman akte kelahiran maupun perekaman KTP-El di Kalbar masih rendah.

Perekaman KTP-El di Kalbar Masih Rendah, PJ Gubernur Tegaskan Pentingnya Peningkatan Administrasi
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
¬†Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmadji saat¬†diwawancarai awak media usai launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radankg, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Senin (7/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat Dodi Riyadmadji menegaskan pentingnya peningkatan administrasi kependudukan.

Ia tidak menampik angka perekaman akte kelahiran maupun perekaman KTP-El di Kalbar masih rendah.

“Untuk pembuatan akte kelahiran dan perekaman KTP-El itu masih berada di peringkat 20 ke bawah secara nasional,” ungkapnya saat diwawancarai awak media usai launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radankg, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Senin (7/5/2018).

Baca: Banyak Sejarah dan Hal Unik di Kalbar Belum Diketahui Masyarakat, Iganaisus IK Inginkan Hal Ini

Ia menegaskan pemerintah berikan dorongan agar dalam rangka meningkatkan kesadaran maka persoalan perekaman elektronik harus dituntaskan.

“Oleh karena itu, sesuai dengan arahan dari Presiden juga mengatakan bahwa target perekaman KTP-El. yakni sebetulnya 85 persen. Angka itu artinya masih aman dari sisi target nasional,” terangnya.

Namun, dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ingina tuntas di tahun 2018. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar mendorong Kepala Disdukcapil kabupaten/kota untuk melaksanakan apa yang diimbau oleh Dirjen Adminduk.

“Pertama, membuka kantor di saat hari libur. Jadi, Sabtu dan Minggu juga memberikan pelayanan. Kedua, dalam memberikan layanan itu diharapkan jemput bola. Datangi tempat tempat potensial yang banyak masih belum melakukan perekaman. Misalnya di kampus, di tempat pendidikan dan seterusnya,” jelasnya.

Pencapaian target ini akan didorong dan difasilitasi oleh Pemprov Kalbar. Terkait target perekaman KTP-El guna mendukung suksesnya Pilkada, Dodi mengaku perekaman KTP-El memang belum maksimal karena masih banyak kaitannya dengan persoalan Data Pemilih Tetap (DPT).

“Kemudian data kependudukan yang belum sepenuhnya cocok. Maka, oleh karena itu harapan saya sedapat mungkin paling minimal itu supaya orang yang sudah memiliki hak-hak pilih bisa memberikan hak suaranya di tempat pemilihan kepala daerah,” tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved