Pilgub Kalbar
Sutarmidji Bertekad Kembalikan Kejayaan Sambas
Selain Beras, Sutarmidji juga menegaskan Kabupaten Sambas juga dikenal dengan gudangnya para pemimpin.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kabupaten Sambas pada zaman dahulu dikenal sebagai daerah yang sangat maju.
Misalnya, Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 1980-1990 dikenal sebagai penghasil beras terbaik, yakni di Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas.
Hal tersebut disampaikan calon Gubernur Kalimantan Barat Nomor Urut 3, Sutarmidji.
Menurutnya, kualitas beras Pemangkat harus dikembalikan kejayaannya.
"Dulu paling terkenal itu beras Pemangkat. Potensi ini harus dikembalikan kejayaannya. Semua orang dulu carinya pasti beras Pemangkat. Harus ada pengolahan yang bagus agar kejayaan Beras Pemangkat dapat kembali," jelas Sutarmidji.
Baca: Sutarmidji Tak Sabar Wujudkan Kalbar Baru, Maju dan Sejahtera
Baca: Kampanye Dialogis di Sungai Kunyit, Sutarmidji - Ria Norsan Janjikan Hal Ini Jika Terpilih
Ia juga menjelaskan beras asal Pemangkat, memiliki keunggulan yang dapat ditonjolkan untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sambas.
Menurutnya, dengan meningkatkan kejayaan beras asal Pemangkat, nantinya akan berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat Kalimantan Barat.
"Keunggulan Beras Pemangkat nantinya saya dan Ria Norsan akan kembangkan. Kita tunjukan pada semuanya, bahwa Kalimantan Barat memiliki komoditi beras terbaik. Yakni, Beras Pemangkat. Kita tonjolkan keunggulan Beras Pemangkat," jelas Sutarmidji.
Politisi yang sebelumnya dinobatkan sebagai Wali Kota terbaik 2017 se-Indonesia ini punya sejumlah cara untuk mengembalikan kejayaan beras Pemangkat.
Satu di antaranya dengan kearifan lokal.
Sutarmidji bersama Ria Norsan akan mencanangkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk membantu petani, dari mulai pemberian bibit unggul, pengemasan yang inovatif, dan pemantauan penjualan komoditi hasil pertanian tersebut.
"Saya bersama Ria Norsan, kalau jadi Gubernur Kalbar nantinya, akan buatkan Bumdes yang lebih praktis. Jadi petani sudah terjamin, dari mulai pemberian bibit unggul, pengemasan untuk dijual secara menarik, dan kita pantau semua penjualan hasil petanian dari Sambas," jelas Sutarmidji.
Selain Beras, Sutarmidji juga menegaskan Kabupaten Sambas juga dikenal dengan gudangnya para pemimpin.
Banyak pemimpin daerah Kalbar kebanyakan berasal dari Sambas.
Baca: Ingin Kalbar Maju, Tokoh Pemuda Sambas Ini Mantap Pilih Sutarmidji
Baca: Siap Menangkan Midji-Norsan, Masyarakat Sedau Harapkan Ketersediaan Air Bersih
"Kebanyakan pemimpin itu, berasal dari Kabupaten Sambas. Sambas memiliki potensi untuk berkembang. Dan harus dikembalikan kejayaannya. Semua potensi Sambas harus ditingkatkan. Seperti gudang pemimpin yang terdapat di Sambas," jelas Sutarmidji.
Sutarmidji juga menyebutkan salah satu contoh Tokoh Sambas yang merupakan Ahli Statistik paling langka se-Indonesia, yakni Prof Hadari Nawawi.
Menurutnya, Hadiri Nawawi merupakan tokoh nasional asal Sambas.
"Dulu sambas gudangnya pemimpin dari Sambas. Gudangnya orang pintar ada di Sambas. Seperti Hadiri Nawawi yang merupakan Tokoh Nasional asal Sambas, yang juga Ahli Statitiska paling langka yang dimiliki Indonesia," jelas Sutarmidji.
Cara lainnya untuk mengembalikan kejayaan Sambas adalah denga meningkatkan pendidikan di seluruh Kalimantan Barat.
"Pendidikan untuk anak-anak kita tingkatkan, sarana pendidikan kita berikan yang terbaik, kualitasnya juga. Agar kedepan Sambas kembali ke masa kejayaannya. Nantinya juga akan berdampak kepada seluruh Wilayah Kalimantan Barat," jelas Sutarmidji. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sutarmidji_20180503_182758.jpg)